Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden WWC Tekankan Daur Ulang Air Jadi Revolusi Abad Ini untuk Tingkatkan Akses Air Bersih

📅 Rabu, 22 Mei 2024, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden WWC Tekankan Daur Ulang Air Jadi Revolusi Abad Ini untuk Tingkatkan Akses Air Bersih Doc: Antara/Media Center World Water Forum 2024/Aprilli
Ket. Presiden World Water Council Loic Fauchon menyampaikan pidato saat pembukaan World Water Forum ke-10 2024 di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Badung, Bali, Senin (20/5/2024).

Badung - Presiden Dewan Air Dunia(WWC) Loic Fauchon padaHigh Level Panel World Water Forumke-10 di Nusa Dua, Bali, Rabu, menekankan bahwa daur ulang air akan menjadi revolusi abad ini untuk meningkatkan akses terhadap sumber air.

"Tahukah Anda, daur ulang airakan menjadi revolusi abad, dan ini menyangkut akses terhadap air, lebih dari sekadar sanitasi yang juga membutuhkan energi dan energi terbarukan," kata Loic saat menjadi pembicara di salah satu sesi Forum Air Dunia (WWF) ke-10 itu.

Proses penting mengenai akses air itu, katanya, sudah dimulai sejak empat tahun lalu, dan saat ini harus mulai diterapkan secaralebih bijak dan dan bersegera termasuk pada sesi proses regional WWFyang memfasilitasi kerja sama sub-regional seperti penanganan sumber daya air di Mediterania, Amerika, Asia Pasifik, dan di Eropa.

"Kita perlu benar-benar menyimpulkan apa yang bisa dilakukan di kawasan Mediterania secara luas dan merancang dasar dari observatorium di seluruh dunia. Bahkan lebih dari itu, sebuah pusat untuk menyebarkan konsep energi terbarukan," ucapnya.

Loic juga menilai bahwa sumber air yang berasal dari air tanah terdiri dari 90 persen air yang dapat dimanfaatkan oleh umat manusia secara bijak guna mendorong penggunaan energi terbarukan.

"Kita harus menemukan keseimbangan yang baik antara air untuk kemanusiaan dan air untuk alam," katanya.

Ia lebih lanjut menuturkan bahwa sejak 15 tahun lalu, ia telah menulis artikel mengenai energi air namun saat itu belum banyak negara yang memberi perhatian pada permasalahan air.

Kini, ia melihat Indonesia serius mengangkat isu air sebagai kemakmuran dan sudah lebih dari 80 negara di dunia yang mengatur dan memproyeksikan desalinasi. Kondisi ini menjadi bukti bahwa semua negara dan organisasi telah yakin bahwa kita harus menggabungkan energi air dan energi.

"Kita harus menjadi pejuang air dunia, pejuang damai. Ini bukan perang. Ini adalah perjuangan yang damai, yang harus diupayakan untuk meyakinkan semua pemimpin politik bahwa ini bukan hanya politik. Kita harus lebih kuat dalam tindakan kita, tindakan nyata, dan tidak hanya sekedar konsep saja," tegas dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.