Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina dan BRI Berdayakan Bisnis Lokal Demi UMKM Naik Kelas

📅 Selasa, 21 Mei 2024, 14:21 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pertamina dan BRI Berdayakan Bisnis Lokal Demi UMKM Naik Kelas Doc: Istimewa
Ket. Pertamina dan Bank BRI memberikan "Sosialisasi & Pembinaan PUMK: Akselerasi Bisnis UMKM" di Jakarta.

JAKARTA - Pertamina bersama Bank BRI menggelar program "Sosialisasi & Pembinaan PUMK: Akselerasi Bisnis UMKM" di Jakarta, belum lama ini. Program ini untuk memberdayakan Usaha Mikro Kecil (UMK) bagi binaan yang telah mendapatkan pinjaman program Pendanaan Usaha Mikro (PUMK).

Kegiatan ini dihadiri pelaku usaha mikro dan kecil penerima program PUMK Pertamina sinergi BRI yang siap dibina oleh Pertamina.

Manager Small Medium Enterprise Partnership (SMEPP) Pertamina, Dewi Sri Utami menyatakan, Pertamina berkomitmen untuk terus memaksimalkan program PUMK melalui pembinaan usaha agar dapat membantu meningkatkan kapasitas pelaku UMK dalam mengembangkan usahanya.

Sementara itu, Manager Bisnis Mikro Branch Office BRI Tanjung Priok, Weri Asdi menyatakan, BRI mendukung penuh kemajuan UMK melalui program pendanaan usaha berbasis TJSL yakni PUMK sinergi Pertamina.

Salah satu mitra binaan Pertamina yang kini berhasil mengembangkan usahanya Go Global adalah Lina S. Rahmania. Lina mampu membawa merek makanan bekunya, Sanrah Food, mendunia ke Russia, Australia, dan Tiongkok melalui kegiatan expo dan disukai banyak orang. Atas keberhasilannya, Lina membagikan tips dan triknya dalam mengembangkan usaha agar siap bersaing, yakni dengan terus meningkatkan ilmu kewirausahaan, rajin berpromosi, dan terus berinovasi.

Salah satu peserta, Dede Maesaroh yang memiliki usaha di bidang kuliner mengatakan, kegiatan ini memberikan manfaat dalam pengembangan usahanya. Dede mendapatkan masukan mengenai kemasan produk keripik kentang yang baik. Harapannya, kegiatan ini tetap terus dijalankan sebagai upaya membantu pelaku usaha mikro dan kecil.

"Alhamdulillah, saya mendapatkan masukan serta munculnya ide untuk mengemas produk keripik kentang buatan saya agar lebih layak dijual," ujarnya.

Selain trik berwirausaha, peserta juga diberi bekal bagaimana menggunakan gas elpiji non-subsidi yang aman, yang disampaikan oleh SBM Rayon II Jabode Pertamina, Vano Daniel Wibawanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.