Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyanyi Andien Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua Bimbing Penggunaan Gadget Anak

📅 Selasa, 21 Mei 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penyanyi Andien Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua Bimbing Penggunaan Gadget Anak Doc: ANTARA/HO-RSPI
Ket. Penyanyi Andien Aisyah (kiri) dan Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah William Jayadi Iskandar dalam Seminar Literasi Digital bertajuk "Kasih Literasi Digital Ibu kepada Beta"di Jakarta.

Jakarta - Orang tua memegang peranan penting untuk membimbing anak dalam penggunaan gadget, terlebih risiko paparan konten digital yang belum pantas dilihat anak usia dini semakin meningkat.

"Orang tua wajib memperkenalkan, mendampingi, membimbing, mengawasi, dan memperhatikan kebutuhan anak, serta bagaimana kita selalu berusaha berkomunikasi apapun yang terjadi di dunia digital, apapun yang dialami, ditonton, dan diakses oleh anak," kata penyanyi Andien Aisyah dalam keterangan, di Jakarta, Senin.

Mengingat risiko paparan konten digital yang belum pantas dilihat anak usia dini semakin meningkat, menurut Andien, hal ini menuntut peran aktif orang tua dalam membimbing pemanfaatan dan penggunaan gadget yang bijak bagi anak.

Usaha lain yang mampu dilakukan oleh orang tua adalah menunda akses gadget bagi anak dengan dua cara, yaitu orang tua hadir secara fisik, karena kalau menunda harus ada pengganti dan komunikasi serta hal yang membuat anak-anak senantiasa sibuk dan terhibur.

"Yang kedua adalah adanya usaha perubahan atau mengurangi akses media digital/elektronik dengan memindahkan perangkat elektronik ke ruang yang lebih publik, sehingga anak-anak akan lebih mudah diawasi," kata Andien.

Andien menuturkan strategi yang paling penting adalah komunikasi dengan anak. "Kita harus melihat dari segi sisi anaknya yang ideal itu bagaimana. Jadi selalu komunikasikan anak dengan baik, apa yang boleh dan tidak boleh. Jadi tidak langsung melarang tetapi memberitahu agar anak bisa paham apa yang baik untuk anak tersebut," katanya.

Sementara Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah (RSPI)William Jayadi Iskandar menjelaskan risiko paparan gadget pada anak.

"Risiko fisik, seperti paparan blue light yang mengganggu siklus tidur anak, paparan cahaya yang dapat mengakibatkan anak memakai kacamata, risiko postur yang terganggu karena paparan gadget yang lama dengan posisi badan yang membungkuk, rasa malas beraktivitas fisik yang dapat berisiko obesitas," jelas William.

Kemudian ada juga risiko sosial seperti perasaan anti sosial karena merasa lebih nyaman pakai gadget dibanding bersosialisasi langsung serta risikocyberbullying, yang dapat mengakibatkan depresi.

"Namun kita tidak mungkin hidup tanpa gadget, sehingga orang tua wajib untuk mengenalkan bahwa dunia digital itu aman asalkan memang ada pengawasan dan pengaturan keamanan, mengatur berapa lama penggunaan dan posisi badan anak, serta juga menerapkan keseimbangan dengan aktivitas fisik," kata William.

Dia mengatakan peran penting anggota keluarga yang lain juga dibutuhkan dalam mencapai kesepahaman pengasuhan anak.

Menurut dia, dengan aturan yang jelas dan demokratis dapat membantu anak untuk mengerti secara jelas, sehingga tidak ada kebingungan dari sisi anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.