Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKPPKB Bangka Selatan cek potensi jentik nyamuk DBD di rumah warga

📅 Jumat, 17 Mei 2024, 21:24 WIB | Oleh:
DKPPKB Bangka Selatan cek potensi jentik nyamuk DBD di rumah warga Doc: ANTARA/Ahmadi
Ket. Tim kesehatan Bangka Selatan mengecek jentik nyamuk pembawa DBD di sejumlah rumah warga, Jumat (17/5)

Toboali, Babel - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, mengecek potensi jentik nyamuk demam berdarah dengue (DBD) di sejumlah rumah warga.

"Kita melakukan pengecekan terhadap sekitar 200 rumah penduduk, sebagai langkah antisipasi terhadap wabah DBD yang ditularkan dari nyamuk," kata Kepala DKPPKB Bangka Tengah dr Agus Pranawa di Toboali, Jumat.

Agus menjelaskan, dari 200 rumah yang dilakukan pengecekan ada sekitar 90 persen terdapat jentik nyamuk pembawa wabah DBD.

"Hasil pengecekan ini tentu saja menjadi dasar bagi untuk dilakukan tindakan cepat dalam membasmi jentik nyamuk, di antaranya melalui cara pengasapan (fogging)," ujarnya.

Ia juga mengatakan, pengecekan atau inspeksi mendadak (sidak) terhadap rumah penduduk dalam rangka menyikapi kasus DBD yang hingga sekarang mencapai 80 kasus dan tiga orang dinyatakan meninggal dunia.

"Tentu ini merupakan persoalan serius yang harus segera diatasi dan diantisipasi, sebelum wabah DBD terus berkembang," ujarnya.

Ia mengatakan, ditemukan ribuan jentik nyamuk di rumah warga karena banyaknya tempat genangan air baik dari sampah plastik bekas minuman, bak penampungan di luar rumah maupun kolam ikan.

Bahkan di dalam rumah kata dia juga ditemukan jentik nyamuk di beberapa alat elektronik seperti penampungan di belakang kulkas, serta penampungan air pada dispenser.

"Sidak ini bukan hanya di luar sekitaran rumah, tetapi pengecekan di dalam rumah juga tidak luput dari pengecekan dan ditemukan jentik itu pada beberapa alat elektronik," ujarnya.

Ia mengatakan, kesadaran warga dalam menerapkan pola hidup sehat merupakan cara yang efektif dalam mencegah DBD.

"Fogging sebenarnya hanya tindakan darurat saja karena yang paling penting adalah warga memiliki kesadaran hidup bersih," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.