Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Budi: Kemenkes Optimalkan Akurasi Data Stunting Lewat Pelatihan SDM

📅 Jumat, 17 Mei 2024, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Budi: Kemenkes Optimalkan Akurasi  Data Stunting Lewat Pelatihan SDM Doc: kemkes.go.id
Ket. Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mengoptimalkan akurasi data stunting di tanah air dari seluruh daerah melalui pelatihan sumber daya manusia (SDM), yakni petugas pengukuran antropometri, seperti bidan dan kader posyandu.

"Kami melatih SDM supaya bisa mengukur dengan benar (data stunting) menggunakan alat antropometri. Ini yang masih berjalan," kata Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Menkes dan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, di Jakarta, Kamis (16/5).

Menkes menjelaskan pengukuran antropometri oleh petugas untuk mendeteksi stunting pada anak melalui pengukuran berat badan, panjang, dan tinggi badan serta lingkar lengan atas dan kepala anak itu bernilai penting agar anak-anak yang mengalami stunting mendapatkan penanganan yang tepat.

Sejauh ini, ia mengatakan, sekitar 50-60 persen petugas pengukuran antropometri yang mampu mengukur secara tepat, sesuai dengan standar Kemenkes.

Ia mencontohkan masih ada bidan ataupun kader posyandu mengukur berat badan anak dalam keadaan anak bersangkutan memakai jaket.

"Cara mengukurnya masih salah. Misalnya, mengukur berat badan enggak boleh pakai baju, jaket, dia masih pakai," kata Budi.

Selain melatih SDM, Kemenkes menempuh sejumlah langkah lain untuk memastikan data stunting di tanah air akurat, di antaranya pemenuhan alat antropometri sesuai standar di seluruh posyandu dan fasilitas kesehatan (faskes) di tanah air.

"Dulu, alatnya tidak standar. Ini harusnya sudah 99 persen selesai. Masih ada beberapa kabupaten/kota yang kurang, tapi harusnya ini bisa kita anggap selesai," ucap Budi.

Kemenkes juga memastikan cakupan sasaran pengukuran stunting mencapai minimal 90 persen karena selama ini ada beberapa daerah tidak melakukan pengukuran antropometri secara menyeluruh.

"Ada daerah yang baik (tingkat stunting rendah), tapi yang diambil hanya 50 persen dan 50 persen itu daerah yang bagus," ucap Budi.Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Bandara King Fahd Arab Saud...
Ekonomi
Rupiah Masih Rentan Melemah...
Daerah
Pemkab Bulungan Gelar GMP, ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.