Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Buntut Kejadian Viral di Malaysia Patahnya As Roda Omoda 5, 420 Unit yang Ada di Indonesia Terdampak

📅 Rabu, 15 Mei 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Buntut Kejadian Viral di Malaysia Patahnya As Roda Omoda 5, 420 Unit yang Ada di Indonesia Terdampak Doc: ANTARA/X/OmodaSouthAfrica
Ket. Omoda 5.

Jakarta - Setelah melakukan investigasi mendalam, PT Chery Sales Indonesia (CSI) menemukan bahwa 420 unit Omoda 5 di Indonesia berpotensi terdampak dari kasus patahnya komponen as roda alias selongsong sumbu roda belakang(rear axle)pada unit Omoda 5 di Malaysia.

"Berdasarkan hasil investigasi tersebut, kejadian ini sangat jarang terjadi. Namun, demi alasan keselamatan kami berhasil mengidentifikasi 420 unit OMODA 5 1.5T (Z dan RZ) yang berpotensi terdampak di Indonesia," ujar CSI melalui keterangan pers yang diterima Selasa.

Sebagai langkah antisipasi, CSI memutuskan untuk menghubungi konsumen yang berpotensi terdampak untuk melakukan pemeriksaan di diler Chery terdekat.

Total 420 unit terdampak tersebut diidentifikasi berdasarkan nomor rangka kendaraan. Jika dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya potensi dari permasalahan yang dimaksud, CSI akan melakukan pergantian suku cadang tanpa dikenakan biaya.

CSI memastikan permasalahan ini hanya berlaku untuk 420 unit OMODA 5 1.5 T (Z dan RZ) dan tidak berdampak pada produk Chery yang lain.

"Kami berkomitmen kuat untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan keamanan berkendara pemilik produk Chery di Indonesia. Hal tersebut kami lakukan sebagai bentuk tanggung jawab untuk memastikan keamanan dan keselamatan konsumen, kepuasan dan kepercayaan konsumen juga menjadi prioritas." Tambah CSI.

Sebelumnya, seorang pemilik Chery Omoda 5 di Malaysia, membagikan kisah kerusakan kendaraan miliknya yang terjadi pada akhir April lalu.

Foto-foto yang dibagikan di media sosial, yang dengan cepat mendapatkan banyak perhatian di seluruh Malaysia, memperlihatkan bagian belakang Omoda 5 berwarna abu-abu yang patah di tengah jalan, membuat pemiliknya terdampar dan mobilnya tidak dapat dikendarai.

Chery menemukan bahwa as roda belakang sudah usang, yang disebut berasal dari salah satu pemasok. Meskipun Chery menarik kembali semua Omoda 5 yang diproduksi antara 14 Agustus dan 17 Agustus 2023, di Malaysia, Chery hanya meyakini bahwa sekitar 60 unit yang mungkin mengalami masalah tersebut, lapor Carscoops, Kamis (9/5).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.