Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gandeng Kampus, Pemkab Mojokerto Tingkatkan SDM Desa Wisata

📅 Selasa, 14 Mei 2024, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gandeng Kampus, Pemkab Mojokerto Tingkatkan SDM Desa Wisata Doc: ANTARA/HO-Pemkab Mojokerto
Ket. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati (tengah) pada kegiatan sosialisasi Peningkatan SDM Desa Wisata di Ubaya Training Center (UTC) Trawas, Mojokerto, Senin (13/5/2024).

Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur meningkatkan sumber daya manusia pelaku desa wisata di kabupaten setempat salah satunya melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang diselenggarakan oleh Universitas Surabaya (Ubaya).

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati di Mojokerto, Senin, mengatakan ke depannya masing-masing desa wisata di Bumi Majapahit ini dapat mengirimkan perwakilannya untuk melanjutkan studi di bangku perkuliahan guna meningkatkan potensi desa sekaligus bisa mempertahankan daya saing wisata pada desa tersebut.

"Semuanya (desa wisata) ini nanti harus mengirimkan mahasiswa untuk kuliah, dari BUMDes yang mengelola tempat wisata desa masing-masing, karena ketika kemudian sarana prasarana wisata tersebut sudah terbangun, kita harus punya daya saing termasuk juga dengan wisata lain yang dikembangkan bukan oleh desa wisata," katanya di sela Sosialisasi Peningkatan SDM Desa Wisata di Ubaya Training Center (UTC) Trawas, Mojokerto.

Ia mengemukakan RPL adalah program pengakuan atas capaian pembelajaran yang diperoleh dari pendidikan formal, informal, hingga pengalaman kerja sebagai dasar melanjutkan atau menyetarakan pendidikan dengan kualifikasi tertentu.

"Sederhananya, RPL bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan bagi para angkatan kerja," ujarnya.

Ia menjelaskan agar desa wisata di Kabupaten Mojokerto bisa tetap eksis, maka perlu adanya pengelolaan yang terfokus, hal ini tentunya bisa ditunjang melalui SDM yang unggul.

Ia juga mengimbau pada proses RPL juga turut dipantau oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto.

"Tidak cukup hanya mengelola saja, tetapi juga harus ada target yang disasar, jadi semua ini butuh ilmu, maka saya minta nanti kepala DPMD dan Disbudporapar untuk memantau dan mengawal, jangan sampai kuota yang disediakan ini nanti kurang, nanti juga carikan betul mahasiswa yang memang bisa dan mau," ucapnya.

Ia berterima kasih kepada Rektor Ubaya Benny Lianto karena telah mengadakan acara sosialisasi ini yang juga sekaligus menyediakan beasiswa dari tingkat diploma hingga magister untuk desa wisata di Kabupaten Mojokerto melalui program RPL.

"Terima kasih banyak kepada Pak Benny (Rektor Ubaya) dan keluarga besar Ubaya yang sudah menggagas kegiatan ini dan kemudian juga mengupayakan kegiatan ini supaya bisa mendapatkan pembiayaan, sehingga kemudian kita diberikan kesempatan ini," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.