Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD: Banjir yang Melanda 13 Desa di Aceh Barat Belum Surut

📅 Selasa, 14 Mei 2024, 17:10 WIB | Oleh:
BPBD: Banjir yang Melanda 13 Desa di Aceh Barat Belum Surut Doc: ANTARA/HO
Ket. Personel Polres Aceh Barat dan Polsek Bubon serta prajurit TNI membantu masyarakat melintasi genangan banjir di ruas jalan kabupaten di kawasan Ateung Teupat, Kecamatan Bubon, setelah ruas jalan tersebut terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter. Hingga Selasa (14/5/2024) kawasan tersebut masih terendam banjir sehingga masih sulit dilintasi.

MEULABOH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mencatat sebanyak 13 desa di tiga kecamatan di daerah itu sepanjang Selasa masih terendam banjir dengan ketinggian air berkisar antara 30 hingga 60 sentimeter.

"Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun bencana banjir menyebabkan aktivitas masyarakat menjadi terganggu," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, kepada ANTARA di Meulaboh, Selasa.

Ada pun ke-13 desa yang masih terendam banjir itu adalah Desa Alue Lhokdi Kecamatan Bubon. Kemudian di Kecamatan Samatiga banjir turut merendam 11 desa (gampong) yakni Pange, Keureuseng, Krueng Tinggai, Leubok, Leukeun, Deuah, Gampong Masjid, Cot Amun, Pinem, Gampong Ladang, dan Desa Rangkileh.

Banjir juga turut merendam Desa Gunong Pulo dan Desa Karang Hampa di Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat.

Teuku Ronal Nehdiansyah mengatakan penyebab banjir yang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Barat sejak Senin (13/5) itu karena hujan deras yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Tingginya curah hujan menyebabkan meluapnya aliran sungai dan berdampak pada permukiman dan aktivitas warga.

Ia menyebutkan Tim Pusdalops BPBD Aceh Barat sepanjang Selasa masih terus berupaya melakukan pemantauan di lokasi banjir dengan tim penyelamat.

"Dari hasil pantauan, hingga Selasa sore banjir masih menggenangi permukiman warga di tiga kecamatan di Aceh Barat dengan kedalaman berkisar antara 30-60 sentimeter," kata Teuku Ronal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.