Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI Dukung BPBD Jaga Keselamatan Warga Akibat Erupsi Gunung Ibu

📅 Minggu, 12 Mei 2024, 20:26 WIB | Oleh:
TNI Dukung BPBD Jaga Keselamatan Warga Akibat Erupsi Gunung Ibu Doc: ANTARA/Abdul Fatah
Ket. Personel TNI mendukung kerja-kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polri, tenaga medis dan relawan dikerahkan untuk membantu dan menjaga keselamatan warga akibat erupsi gunung Ibu di Halmahera Barat, Minggu (12/5).

TERNATE - Personel Komando Distrik (Kodim) 1501 Ternate, Maluku Utara (Malut) mendukung kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polri, tenaga medis dan relawan yang dikerahkan untuk membantu dan menjaga keselamatan warga akibat erupsi Gunung Ibu di Halmahera Barat.

"Selain itu, penting bagi masyarakat untuk tetap tenang dan mematuhi instruksi dari pihak yang berwenang dalam menjaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar," kata Dandim 1501/Ternate Kolonel Arm Adietya Yuni Nurtono di Ternate, Minggu.

Dia mengatakan dalam situasi seperti ini, kebersamaan dan gotong royong antara masyarakat dan aparat sangatlah penting untuk menjaga keselamatan bersama.

"Mari kita semua waspada dan selalu siap untuk menghadapi setiap kemungkinan yang mungkin terjadi, dan bersatu dalam upaya menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar Gunung Ibu," kata Dandim.

Dalam keselamatan itu, Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Elkines Villando Dewangga beserta rombongan membagikan masker kepada masyarakat terdampak erupsi Gunung Ibu.

Danrem 152/Baabullah juga memantau langsung perkembangan Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, karena hal ini berkaitan dengan terjadinya peningkatan statusnya dari level 2 waspada ke level 3 siaga. Minggu (12/5/2024).

Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh petugas pos pengamatan Gunung Ibu, terjadi peningkatan aktivitas pada Sabtu 11 Mei 2024 pukul 00:24 WIT, suara dentuman dan gemuruh terdengar sampai di pos pengamatan Gunung Ibu.

Sementara itu, Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Elkines Villando Dewangga meminta seluruh masyarakat di sekitar Gunung Ibu tetap waspada dan siap untuk mengikuti instruksi aparat dalam menjaga keselamatan diri dan keluarga.

Hal-hal yang harus dilakukan antara lain adalah tidak mendekati kawah gunung api, tidak melakukan aktivitas di sekitar Gunung Ibu, dan lebih baik menghindari area-area rawan bencana.

Selain itu, kata Danrem, masyarakat diimbau untuk mengikuti arahan dari pihak yang berwenang dalam hal evakuasi jika terjadi erupsi Gunung Ibu.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar), telah menerjunkan tim dan menyiapkan lokasi pengungsian di Desa Gam Ici untuk membantu warga terdampak erupsi Gunung Ibu.

Wakil Bupati Kabupaten Halmera Barat Djufri Muhammad mengatakan intensitas Gunung Ibu meningkat, akibatnya warga panik, sehingga Pemkab Halmahera Barat melalui BPBD setempat bersama TNI/Polri telah melakukan langkah-langkah mulai dari edukasi terkait dengan penanganan bencana letusan Gunung Ibu hingga persiapkan lokasi pengungsian bagi warga korban erupsi Gunung Ibu.

Djufri menjelaskan saat ini, Pemkab Halbar telah mendistribusikan masker kepada warga terdampak erupsi Gunung Ibu, meskipun abu vulkanik tidak terlalu berdampak ke permukiman warga, karena terbawa angin bertiup ke arah timur.

"Pemkab Halbar telah melakukan siaga, mulai dari menyiapkan tenda di titik pengungsian dan berbagai kebutuhan untuk warga korban erupsi gunung Ibu," kata Djufri Muhammad.

Gunung Ibu statusnya siaga dan masyarakat selama sepekan ini belum bisa beraktivitas, karena akan membahayakan warga sekitar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

53 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.