“TikTok' Mulai Memberikan Label pada Konten yang Dibuat oleh “AI'
Jumat, 10 Mei 2024, 21:11 WIBJAKARTA - Jejaring sosial TikTok mulai secara otomatis memberikan label khusus kepada unggahan konten yang dihasilkan oleh platform kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Oleh karenanya, jika kreator mengunggah sebuah konten di TikTok yang dibuat oleh platform AI seperti DALL·E 3 milik OpenAI, label AI-generated akan otomatis disematkan untuk memberi tahu pengguna bahwa konten tersebut dihasilkan oleh kecerdasan buatan.
"Konten yang dihasilkan AI adalah inovasi kreatif yang luar biasa, tetapi transparansi bagi pengguna sangat penting," kata Head of Operations and Trust & Safety TikTok, Adam Presser dalam keterangannya dikutip dari TechCrunh, Kamis (9/5).
Pelabelan konten buatan AI ini diterapkan melalui Content Credentials, sebuah teknologi yang diciptakan oleh Coalition for Content Provenance and Authenticity (C2PA), yang dibentuk bersama Microsoft dan Adobe.
Content Credential akan melampirkan metadata tertentu kepada suatu konten yang dapat dimanfaatkan TikTok untuk mendeteksi langsung bahwa konten tersebut diproduksi oleh AI sehingga langsung diberi label.
Metadata dari Content Credential memberikan detail tentang di mana dan bagaimana konten yang dihasilkan AI dibuat atau diedit. Metadata itu akan tetap melekat pada konten tersebut saat diunduh.
Kebijakan ini mulai berlaku pada Kamis (9/10) dan akan diterapkan untuk semua pengguna secara global dalam beberapa pekan mendatang.
"Dengan bermitra bersama rekan-rekan untuk memberikan label konten di seluruh platform, kami memudahkan pembuat konten untuk mengeksplorasi konten yang dihasilkan AI secara bertanggung jawab, sambil terus mencegah konten buatan AI berbahaya atau menyesatkan yang dilarang di TikTok," ujar Adam.
Sebelumnya TikTok sudah memberi label konten yang dibuat dengan fitur efek AI TikTok dan kini platform jejaring sosial asal Tiongkok itu juga akan memberi label konten yang dibuat di platform lain seperti DALL·E 3 dan Microsoft Bing Image Creator.
TikTok juga mengumumkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melawan penggunaan AI pada konten yang berkaitan dengan pemilihan umum. Kebijakan mereka juga dengan keras melarang konten buatan AI yang mengandung informasi menyesatkan. Ant/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pedagang dan Distributor Pertanian se-Sumbar Bentuk Asosiasi, Perkuat Sinergi Usaha.
-
BI Proyeksikan Ekonomi Jakarta 2026 Tumbuh 4,9% - 5,7%, Inflasi Terjaga
-
KKP Sidak Kapal di Bali! ABK Kini Dilindungi Konvensi ILO 188, Ini Temuan Mengejutkannya
-
Pameran Lights in Frame: Membaca Realitas Lewat Medium Fotografi
-
Presiden Kazakhstan Desak Russia Bekukan Perang Ukraina, Tokayev: Semua Ini Harus Dihentikan
-
Vietnam Gandeng VFS Global Perkuat Promosi Pariwisata, Bidik Pasar Indonesia
-
Papandayan Jadi Magnet Wisata Garut, Jumlah Pengunjung Tertinggi Selama Liburan Sekolah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.