Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi: Kegiatan Berbasis Alam Dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Siswa

📅 Selasa, 07 Mei 2024, 10:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Studi: Kegiatan Berbasis Alam Dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Siswa Doc: ANTARA/Mohamad Hamzah
Ket. Arsip foto - Dua remaja menikmati sore di hutan mangrove Desa Geresa, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

JAKARTA - Hasil penelitian baru yang dilakukan oleh tim riset dari North Carolina State University menunjukkan bahwa kegiatansederhana berbasis alam dapat meningkatkan kesehatan mental siswa, mengurangi stres, kecemasan, dan depresi di kalangan remaja.

Siaran Medical Daily pada Senin (6/5) waktu setempat menyebutkan bahwa menurut hasil penelitian tersebut, mengikuti sesi pengamatan burung selama 30 menit lima kali setiap pekanbisa meningkatkan kesejahteraan mental dan mengurangi tekanan psikologis di kalangan mahasiswa.

Tim peneliti juga mendapatiaktivitas sederhana yang mudah dijalankan itu bisa memberikan kesejahteraan subjektif yang lebih baik dan mengurangi tekanan dibandingkan dengan bentuk-bentuk paparan alam yang lain, seperti berjalan-jalan di alam.

"Ada banyak riset tentang kesejahteraan pada masa pandemi yang menunjukkan bahwa remaja dan mahasiswa yang paling kesulitan. Khususnya pelajar dan mahasiswa, tampaknya itu kelompok yang kesusahan dalam menjangkau alam dan mendapatkan manfaat tersebut," kata Nils Peterson, salah satu penulis hasil studi dariNorth Carolina State University.

"Pengamatan burung adalah salah satu cara yang paling umum dilakukan manusia untuk berinteraksi dengan satwa liar..., dan kampus menyediakan tempat untuk mengakses aktivitas tersebut bahkan di lingkungan perkotaan," katanya.


Dalam risetnya, para peneliti melibatkan 112 peserta siswa yang dibagi dalam tiga kelompok: kelompok kontrol, kelompok jalan-jalan di alam, dan kelompok mengamati burung yang ditugasi mengikuti lima sesi mengamati burung selama 30 menit.

Mereka kemudian dievaluasi menggunakan survei WHO-5, alat dengan lima pertanyaan untuk menilai kesejahteraan pada skala nol hingga lima berdasarkan perasaan selama dua minggu terakhir.

Meskipun semua kelompok menunjukkan peningkatan skor WHO-5, kelompok pengamat burung yang memulai dengan skor lebih rendah berakhir mendapatkan skor lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya.

Dengan menggunakan daftar pertanyaan serupa untuk mengukur tekanan, para peneliti juga mendapati kegiatan yang bersentuhan dengan alam, khususnya pengamatan burung dan jalan-jalan di alam, dapat memicu penurunan tekanan psikologis.

Hasil penelitian itu mendukung gagasan bahwa mengamati burung membantu meningkatkan kesehatan mental dan membuka banyak jalan untuk penelitian di masa depan, termasuk studi untuk mengetahui mengapa mengamati burung membantu orang merasa lebih baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.