Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran yang Tewaskan Tiga Orang di Denpasar

📅 Selasa, 07 Mei 2024, 13:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran yang Tewaskan Tiga Orang di Denpasar Doc: antarafoto
Ket. Kontrakan yang terbakar di Denpasar, Bali.

DENPASAR - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar sejauh ini masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menimpa sebuah rumah kontrakan di Jalan Dukuh Sari Gang Banteng blok I No. 3 Sesetan Denpasar Selatan, Bali, hingga mengakibatkan tiga orang penghuninya meninggal dunia.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polresta Denpasar Ajun Komisaris Polisi Ketut Sukadi di Denpasar, Selasa, mengatakan kebakaran tersebut terjadi pada Senin (6/5) malam waktu setempat.

Sukadi mengatakan belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Tim Inafis Polresta Denpasar sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan pihaknya menunggu hasil pemeriksaan.

Namun demikian, dapat dipastikan tiga orang yang merupakan satu keluarga sebagai penghuni rumah kontrakan itu meninggal dunia dalam kebakaran tersebut.

"Yang terbakar sebuah bangunan rumah kontrakan dan bangunan kos-kosan. Tiga orang korban jiwa meninggal dunia, identitas belum jelas masih dilakukan identifikasi," kata Sukadi.

Beberapa orang yang menyaksikan kejadian kebakaran itu menuturkan awalnya kejadian naas itu terjadi pada Senin (6/5) malam pukul 22.40 Wita.

Warga yang mendatangi tempat kejadian perkara sempat mendengar ada suara teriakan minta tolong dari para penghuni kontrakan yang diketahui sepasang suami istri dengan anaknya yang masih balita.

Namun, warga tidak dapat memberikan pertolongan karena kobaran api yang besar dan beberapa kabel listrik bertegangan tinggi yang menghalangi pintu rumah.

Pemadam kebakaran Kota Denpasar yang datang beberapa saat sesudah api membesar pun berusaha memadamkan api. Namun, ketiga penghuni kontrakan tidak dapat diselamatkan. Api berhasil dipadamkan pada 00.30 Wita.

Sementara itu, kos-kosan yang ada di samping kontrakan tersebut juga ikut terbakar, namun semua penghuni kos berhasil menyelamatkan diri.

Selain mengakibatkan tiga korban jiwa, kata Sukadi, kebakaran tersebut juga menimbulkan kerugian material berupa hangusnya dua unit sepeda motor, rumah kontrakan dan kos-kosan empat kamar dengan kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.