ADB: Tingkatkan Produktivitas SDM Optimalkan Manfaat Bonus Demografi

Senin, 06 Mei 2024, 10:35 WIB

TBILISI - Direktur Asian Development Bank (ADB) untuk Indonesia Jiro Tominaga menekankan pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas sehingga bisa mengoptimalkan manfaat bonus demografi sebelum penduduk memasuki masa lanjut usia.

"Saat ini Indonesia diuntungkan oleh bonus demografi, namun populasinya akan mulai menua sehingga Indonesia mempunyai peluang untuk pertumbuhan produktivitas sampai saat penuaan mulai terjadi," kata Jiro saat ditemui di sela-sela rangkaian kegiatan Pertemuan Tahunan ADB Ke-57 di Tbilisi, Georgia, Senin (6/5).

Untuk mendongkrak produktivitas, diperlukan peningkatan keterampilan dan pengembangan SDM, termasuk kebijakan dan peraturan yang kondusif bagi inovasi, dan investasi ramah lingkungan. Dengan demikian kontribusi SDM terhadap negara bisa jauh lebih optimal sebelum menjadi lanjut usia (lansia).

Ia menuturkan bonus demografi tidak akan berlanjut selamanya. Pada saat ini produktivitas harus memiliki sistem yang dapat menjadikannya terus bertumbuh dengan pertumbuhan yang berketahanan.

"Untuk itu, giatlah melakukan investasi dan inovasi serta terus melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan manusia," ujarnya.

Peningkatan kesejahteraan masyarakat juga berkaitan dengan kualitas pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, sehingga semua itu menjadi paket kebijakan yang komprehensif. Kesehatan yang baik mendorong produktivitas.

Menurut laporan ADB, jumlah penduduk berusia 60 tahun ke atas di negara-negara berkembang di Asia dan Pasifik akan meningkat hampir dua kali lipat pada 2050 menjadi 1,2 miliar atau sekitar seperempat dari total populasi, yang secara signifikan meningkatkan kebutuhan akan program pensiun dan kesejahteraan serta layanan kesehatan.

Pada saat yang sama, perekonomian mempunyai peluang untuk memperoleh "dividen besar" dalam bentuk produktivitas tambahan dari penduduk lanjut usia, yang dapat meningkatkan produk domestik bruto di kawasan ini rata-rata sebesar 0,9 persen.

Untuk itu, perlu peningkatan upaya untuk membantu masyarakat Asia agar dapat menua dengan baik melalui pendekatan siklus hidup seumur hidup untuk seluruh populasi. Kebijakan yang komprehensif akan menumbuhkan kelompok lansia yang sehat dan produktif untuk memaksimalkan kontribusi mereka terhadap perekonomian dan masyarakat.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI untuk memanfaatkan bonus demografi di 2030 sebagai peluang untuk memberikan manfaat bagi pembangunan nasional.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah di Istana Merdeka Jakarta pada 29 November 2023, seusai menghadiri pertemuan internal bersama Presiden Jokowi perihal pembahasan bonus demografi.

Untuk menunaikan permintaan tersebut, kata Ida, Kemnaker RI harus menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki skill dan kompetensi untuk dianalisa sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Ida melaporkan capaian kondisi ketenagakerjaan Indonesia yang kini mengalami penurunan tingkat pengangguran di angka 5,32 persen di 2024.

Kemnaker menjalin kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI untuk mempersiapkan peluang pendidikan vokasi terhadap penciptaan lapangan kerja.

Selain itu, Kemenaker RI juga telah mengidentifikasi peluang pasar kerja domestik maupun mancanegara untuk menghasilkan SDM yang berdaya saing global.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.