Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, PVMBG Tambah Peralatan Pantau Aktivitas Pascaerupsi Gunung Ruang

📅 Sabtu, 04 Mei 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, PVMBG Tambah Peralatan Pantau Aktivitas Pascaerupsi Gunung Ruang Doc: ANTARA/Anggah/Karel A Polakitan
Ket. Personel Barasnas mengevakuasi seorang balita le KN SAR Bima Sena pascaerupsi Gunung Ruang pada 30 April 2024.

Manado - Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)Hendra Gunawan mengatakan pihaknya akan menambah peralatan untuk memantau aktivitas Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut)..

"Mungkin di sini kita harus mulai terbiasa bahwa respon untuk Gunung Ruang selalu siaga, itu hitungan jam erupsinya," kata Hendra di Manado, Jumat.

Dia menjelaskan pada 16 April 2024 status Gunung Ruang naik menjadi Waspada (Level II) karena kegempaan naik dari tidak ada menjadi 10 kali dan naik lagi menjadi 40 kali.

Selanjutnya padahari yang sama, pukul 16.00 WITA statusnya kembali dinaikkan menjadi Siaga (Level III) , padahal dari pengalaman naik status bisa berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan beberapa bulan.

"Satu hari kemudian statusnya meningkat jadi Awas (Level IV) . Inilah yang harus dipotret, Gunung Ruang yang harus kita hadapi. Ke depannya perlu kesiapsiagaan semua pihak terutama masyarakat yang tinggal tidak jauh dari Gunung Ruang bila ke depannya ada hal-hal seperti ini lagi," ungkap Hendra.

Biasanya, kata dia, gunung kalau sudah terjadi erupsi sekali akan membutuhkan waktu yang lama, namun tidak demikian dengan Gunung Ruang yang kembali erupsi tanggal 30 April setelah jeda beberapa hari.

Pukul 21.30 WITA, katanya, status Gunung Ruang dinaikkan jadi Awas Level IV, bahkan paginya pukul 09.00 Wita areanya diperluas dari enam kilometer menjadi tujuh kilometer.

"Kami akan memasang lagi peralatan di Gunung Ruang agar kita bisa sejak awal melakukan antisipasi. Tim sudah ada dengan peralatannya, hanya tidak ada yang bisa masuk ke sana, karena nakhodanya tidak ada di Tagulandang untuk pasang alat. Kami membutuhkan perahu jadi mohon dibantu," harap Hendra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.