Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Ingatkan Suhu Panas di Sumatera Utara Sepekan ke Depan Capai 36 Celcius

📅 Sabtu, 04 Mei 2024, 01:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Ingatkan Suhu Panas di Sumatera Utara Sepekan ke Depan Capai 36 Celcius Doc: ANTARA/HO-BMKG
Ket. Peta sebaran termal suhu panas wilayah Indonesia yang dianalisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jumat (3/5/2024).

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan suhu panas yang mencapai di atas 36 derajat celcius melanda Sumatera Utara dalam sepekan ke depan atau hingga Kamis (9/5) bersama sejumlah daerah Indonesia lainnya.

Deputi Meteorologi BMKG Guswanto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu, mengatakan bahwa kondisi suhu panas dalam rentang waktu sepekan ke depan akan dialami dua daerah di Sumatera Utara, yakni Medan (36,6 celcius), dan Deli Serdang (37,1 celcius).

Selain itu hasil analisa BMKG juga mendapati cuaca panas akan melanda Kapuas Hulu di Kalimantan Barat (37,1 celcius), Sidoarjo di Jawa Timur (36,6 celcius) dan Kota Bengkulu (36,6 celcius).

Guswanto menilai suhu panas di wilayah Indonesia ini merupakan siklus biasa dan dapat terjadi berulang dalam periode yang sama setiap tahunnya akibat adanya gerak semu matahari dan kondisi cuaca cerah pada siang hari.

Terlebih, sejumlah daerah tersebut adalah bagian dari 63,66 persen wilayah Indonesia yang telah diprediksi mulai masuk periode musim kemarau pada bulan Mei - Agustus 2024 sehingga temperatur suhu udaranya tinggi.

Dari situ pula, menurut dia, BMKG memastikan tingginya suhu udara di wilayah Indonesia ini tidak ada kaitan atau bukan merupakan bagian fenomena gelombang panas atauheatwaveyang belakangan dilaporkan sedang melanda beberapa negara di Asia seperti Thailand dan India.

Ia menjelaskan fenomenaheatwaveterjadi karena adanya udara panas yang terperangkap akibat anomali dinamika atmosfer sehingga aliran udara tidak bergerak dalam skala yang luas, dan kondisi atmosfer tersebut sulit terjadi di wilayah Indonesia yang berada di wilayah ekuator.

Namun pihaknya mengharapkan masyarakat untuk dapat selalu waspada terhadap potensi dampak yang dapat ditimbulkan dalam kondisi cuaca panas yang seperti ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.