Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akhirnya Kebudayaan Masyarakat Suku Kamoro Dibukukan

📅 Sabtu, 04 Mei 2024, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akhirnya Kebudayaan Masyarakat Suku Kamoro Dibukukan Doc: ANTARA/Husyen Abdillah
Ket. Warga Suku Kamoro membawa sebuah perisai berukuran besar pada pentas budaya memperingati HUT Kota Timika ke-12 di Lapangan Timika Indah, Mimika, Papua, Senin (18/3). Tulisan pada perisai memberi pesan perdamaian bahwa Masyarakat Mimika selalu hidup bersatu dengan semua suku tanpa membeda-bedakan.

Timika - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Provinsi Papua Tengah mengatakan bahwa kebudayaan masyarakat dan perubahan sosial Suku Kamoro asal daerah ini telah dibukukan oleh Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Timika.

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob di Timika, Jumat, mengatakan atas nama pemerintah setempat memberikan apresiasi terhadap PMKRI Timika yang telah menyusun sebuah buku berjudul "Kamoro", yang menjadi kebanggaan bagi suku tersebut.

"Kami dari pemerintah sangat mengapresiasi karya anak-anak ini karena mampu menulis tentang budaya Suku Kamoro dalam sebuah buku," katanya.

Menurut Rettob, buku tentang budaya serta kehidupan sosial masyarakat Suku Kamoro ini sangat baik, untuk memperkenalkan kepada khalayak umum keunikan yang ada.

"Setelah membaca buku "Kamoro" ini saya minta kepada penulis untuk menambahkan literasi mendalam agar menggali lebih dalam budaya yang belum terlihat," ujarnya.

Dia mengharapkan dengan adanya bedah buku seperti ini, dapat menjadi catatan, guna menambah bahan literasi bagi penulis menuju penyempurnaan tulisan.

"Pemerintah berharap buku ini dapat ditulis lebih teliti dan mendalam sehingga masyarakat lebih puas serta mendapat pembelajaran terkait budaya Suku Kamoro," katanya.

Ketua Presidium PMKRI Timika Mersi Sundung menambahkan dirinya bersama tim mulai melakukan aktivitas menulis buku "Kamoro" ini sejak 2022.

"Kami juga melakukan survei dua bulan ke lapangan, mulai dari Kampung Poumako hingga pesisir lainnya, kami sempat menunda penelitian karena terkendala akomodasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.