Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masuki Musim Kemarau, BRIN Sarankan Petani Percepat Tanam Padi

📅 Jumat, 03 Mei 2024, 13:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masuki Musim Kemarau, BRIN Sarankan Petani Percepat Tanam Padi Doc: ANTARA/HO-Distan HST
Ket. Arsip foto - Kelompok Tani Bersatu melakukan uji coba teknologi tanam padi apung untuk pertama kalinya di Desa Sungai Buluh, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyarankan petani yang sudah panen perlu mempercepat tanam padi untuk mengejar pasokan air lantaran wilayah Indonesia sudah mulai memasuki musim kemarau."Beberapa daerah yang sudah tanam harus menjaga stok air agar puncak musim kemarau pada Juli-September tidak kekurangan air," kata Kepala Pusat Riset Tanaman Pangan BRIN Yudhistira Nugraha saat dihubungi di Jakarta, Jumat (3/5).Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kata Yudhistira, El Nino sekarang masih berlangsung dan diperkirakan menuju fase netral pada Mei hingga Juli 2024.Kumpulan awan-awan besar yang melindungi daratan dari sinar matahari ditambah faktor musim penghujan membuat El Nino yang sekarang masih terjadi tidak begitu terasa di Indonesia."Namun demikian, menurut perkiraan ada muncul indikasi La Nina di akhir tahun 2024, dan ini bisa menjadi peluang untuk peningkatan indeks pertanaman padi," katanya.Lebih lanjut dia mengingatkan para petani untuk mengantisipasi serangan hama dan penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman serta menurunkan angka produksi pertanian.Ketika peralihan musim atau pancaroba dari hujan ke kemarau sering meningkatkan serangan hama. Jenis hama yang acapkali menyerang tanaman padi saat kemarau, di antaranya pengerek batang, walang sangit, tikus, dan burung.

Di lain sisi, proyeksi Badan Pangan Nasional menyebutkan bahwa produksi beras nasional mengalami penurunan mulai Juni hingga akhir tahun 2024 karena luas lahan sawah yang terus merosot dan pengaruh cuaca.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.