Bulog Diminta Perkuat Stok Pangan di Sleman dari Produksi Lokal

Jumat, 03 Mei 2024, 13:55 WIB

JAKARTA - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi meminta Perum Bulog memperkuat stok cadangan pangan pemerintah (CPP) di wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melalui penyerapan produksi dalam negeri.

"Badan Pangan Nasional akan terus memantau kinerja Bulog di daerah-daerah. Terutama perkembangan dalam penyerapan hasil panen gabah dalam negeri. Stok yang kita serap ini tentunya untuk antisipasi musim kering nanti, sehingga kita tidak terus mengandalkan importasi saja," kata Arief dalam keterangan di Jakarta, Jumat (3/5).

Ket. Foto: Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi (keempat kiri) saat kunjungan kerja memantau ketersediaan stok di Gudang Perum Bulog Purwomartani, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). — Sumber: ANTARA/HO-Humas Bapanas

Arief menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan kunjungan kerja memantau ketersediaan stok di Gudang Perum Bulog Purwomartani, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dia menuturkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan stok beras di gudang Perum Bulog minimal di angka 3 juta ton guna memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga penyerapan secara maksimal di masa panen raya sangat diperlukan.

"Bapak Presiden pun telah meminta stok beras di Bulog bisa capai 3 juta ton. Untuk menggapai itu, Kementerian Keuangan pun telah mendukung dengan memberikan subsidi bunga pinjaman ke Bulog sehingga pendanaan dalam menyerap panen dalam negeri, tidak ada kendala finansial," lanjutnya.

Lebih lanjut, Arief mengatakan pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah menetapkan besaran subsidi bunga dalam rangka penyelenggaraan cadangan pangan pemerintah (CPP).

Selanjutnya BUMN pangan dapat menjalin kerja sama dengan HIMBARA (Himpunan Bank Milik Negara), ASBANDA (Asosiasi Bank Pembangunan Daerah), dan juga bank swasta.

Arief menyebutkan kisaran besaran subsidi bunga pinjaman yang ditetapkan antara 3 sampai 4,5 persen. Hal itu dapat dilaksanakan melalui dua skema, yakni skema dengan penjaminan dari pemerintah dan skema tanpa penjaminan.

Plafon pinjaman hingga Rp28,7 triliun merupakan pinjaman yang dapat diajukan oleh BUMN pangan guna mendapatkan fasilitas subsidi bunga dari pemerintah.

"Jika stok CPP kian banyak dipasok dari dalam negeri, kita optimis program-program penyaluran ke masyarakat seperti bantuan pangan beras akan sepenuhnya menggunakan beras hasil kerja keras para sedulur petani. Apalagi estimasi produksi beras di April dan Mei bisa mencapai 8,7 juta ton. Pemerintah harus turut andil menyerapnya," ungkap Arief.

Arief menambahkan berdasarkan Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional di April 2024 diperkirakan mencapai 5,53 juta ton dan di Mei 2024 berada di angka 3,19 juta ton.

"Proyeksi ini meningkat apabila dibandingkan tahun sebelumnya. Pada April 2023 produksi beras di 3,66 juta ton dan Mei 2023 di 2,86 juta ton," kata Arief.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.