Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Industri Hijau Permudah Akses Pendanaan

📅 Kamis, 02 Mei 2024, 08:17 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Industri Hijau Permudah Akses Pendanaan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong penerapan konsep industri hijau atau green industry di sektor manufaktur. Selain meningkatkan daya saing, penerapan green industry mempermudah industri mendapatkan akses pendanaan.

"Penerapan standar industri hijau (SIH) membuka peluang dan kemudahan akses pendanaan (green financing) begitu juga jika memiliki Sertifikat Standar Industri Hijau," ungkap Kepala Pusat Industri Hijau Kemenperin, Apit Pria Nugraha di Jakarta, Selasa (30/4).

Manfaat lainnya, lanjut Apit, yakni meningkatkan citra perusahaan untuk skala nasional maupun global, serta meningkatkan kinerja perusahaan dari sisi biaya energi, utilitas, bahan baku, dan pengelolaan lingkungan.

"Peluang pasar baru khususnya untuk pasar produk hijau atau produk berkelanjutan bakal terbuka lebar," tambahnya.

Dengan adanya SIH, industri nasional berpartisipasi dalam menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup, serta mendorong dan mendukung percepatan program penurunan emisi gas rumah kaca (GRK).

Upaya Percepatan

Ditegaskannya, dalam upaya mencapai peningkatan daya saing dan target pertumbuhan ekonomi nasional pada 2045, SDGs, NDC Indonesia, dan net zero emission (NZE), maka perlu adanya percepatan penerapan dan transformasi industri manufaktur menjadi industri hijau.

"Untuk mendorong percepatan dan transformasi tersebut perlu adanya pemberian stimulus berupa fasilitasi insentif. Pemberian fasilitasi insentif baik fiskal atau non fiskal sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 2018, yang dapat dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah," jelas Apit.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Andi Rizaldi menuturkan industri hijau juga dapat digunakan sebagai tools dalam penurunan emisi GRK guna mencapai target yang telah ditetapkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.