P4S jadi pusat pelatihan milenial di Aceh Besar

Rabu, 01 Mei 2024, 16:20 WIB

Banda Aceh - Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar menyatakan kehadiran Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) di daerah itu menjadi pusat pelatihan bagi mahasiswa dan milenial serta petani untuk meningkatkan kesejahteraan.

"Alhamdulillah kehadiran P4S dapat dirasakan manfaatnya oleh peternak dan petani di Aceh Besar, selain menambah nilai ekonomi bagi peternak juga memberikan manfaat bagi petani dan mahasiswa," kata Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Aceh Besar Jakfar di Montasik, Rabu.

Ket. Foto: Kadistan Aceh Besar Jakfar bersama Kepala BPPSDMP Kementan RI Dedi Nursyamsi, Ngobrol Asik (Ngobras) On The Spot Gampong Bak Dilip, Kecamatan Montasik — Sumber: ANTARA/HO-MC Aceh Besar

Pernyataan itu disampaikan Jakfar di sela-sela Ngobrol Asik (Ngobras) Penyuluhan On The Spot (OTS) dengan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI Dedi Nursyamsi di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Aceh Tani Lestari Gampong Bak Dilib.

Ia menjelaskan Aceh Besar memiliki limaunit P4S, yakni Agro Saree Aceh di Gampong Suka Damai Lembah Seulawah, Agro Kreatif Seulawah di Gampong Lambada Seulimuem, Bandar Lamkoeta Seulawah di Gampong Saree Leumbah Seulawah, Langgang Jaya Pratama di Gampong Lambaro Bileu Blang Bintang, dan Aceh Tani Lestari di Gampong Bak Dilip Montasik.

"Lima unit P4S ini selalu kita kontrol dan kita lakukan pembinaan serta menjadi pusat pelatihan bagi mahasiswa dan milenial," katanya.

Menurut dia, di Aceh Besar ada kelompok tani milenial dan ada gampong korporasi sapi yang dikelola oleh milenial dengan jumlah sapi sekitar 200 ekor.

Ia mengatakan Aceh Besar memiliki potensi pertanian cukup besar sehingga perlu adanya keyakinan dari para petani untuk mengoptimalkan potensi itu untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI Dedi Nursyamsi mengapresiasi P4S Aceh Tani Lestari yang dapat memanfaatkan limbah padi dan limbah sawit untuk pakan ternak.

"Dengan pemberian pakan dari limbah tersebut akan menghasilkan ekonomi yang cukup besar, salah satunya adalah feses dan urine sapi," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Arif

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.