Tangani Banjir Jakarta, Legislator Usulkan DKI Buat Peta Pengerukan Lumpur

Selasa, 30 Apr 2024, 13:50 WIB

JAKARTA - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Hardiyanto Kenneth mengusulkan Pemerintah Provinsi DKI membuat peta pengerukan lumpur di 13 sungai sebagai program penanganan banjir.

"Pemprov DKI bisa melakukan 'mapping' terlebih dahulu di 13 sungai Jakarta, kemudian disusun agenda pengerukan secara berkala," kata Kenneth saat dihubungi di Jakarta, Senin (29/4).

Ket. Foto: Arsip foto - Petugas Dinas Sumber Daya Air melakukan pengerukan untuk mengurangi pendangkalan di aliran Banjir Kanal Barat, Jakarta, Senin (12/10/2020). — Sumber: ANTARA/Aprillio Akbar
Kenneth menuturkan adanya pemetaan ini sebagai parameter kinerja agar terukur dan bisa dipertanggungjawabkan bagi masyarakat.

Menurut dia, program pengerukan lumpur terbilang lebih sederhana dan tidak membutuhkan waktu perencanaan yang terlalu lama.

Selain itu, dia menilai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono tidak fokus dalam mengatasi permasalahan banjir di Jakarta.

Seharusnya pemerintah bisa melakukan pendataan di 13 sungai Jakarta untuk dilakukan program pengerukan sedimen lumpur secara berkala agar dapat menampung debit air yang banyak pada saat hujan turun, terjadi air kiriman atau air laut pasang.

"Pengerjaan masalah banjir tidak bisa dilakukan secara sporadis, tetapi harus dilakukan secara fokus, spesifik dan terukur," ujarnya.

Terlebih, dia juga menilai laporan pertanggungjawaban yang disampaikan Heru soal program normalisasi dan restorasi sungai untuk mengatasi banjir di Jakarta, kurang memuaskan, terkesan normatif dan tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

"Karena kenyataannya hingga saat ini, sejumlah wilayah di Jakarta masih saja dilanda kebanjiran pada saat di guyur hujan deras ataupun ringan," ujarnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melanjutkan pembangunan infrastruktur pengendali banjir pada Tahun Anggaran 2024 mulai dari perkuatan tanggul kali hingga membangun waduk atau embung.

"Pada 2024 ini, kita bangun lima polder, revitalisasi pompa stasioner di dua lokasi, serta pembangunan delapan waduk atau embung dengan rincian enam proyek lanjutan dan dua lagi baru," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum di Jakarta, Rabu (27/3).

Adapun lima polder tersebut berlokasi di Sunter C, Gaya Motor, Kali Sepatan (KBN), IKPNdan RW 13 (Greenville).

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.