Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini yang Dilakukan Pemprov Banten untuk Mengendalikan Inflasi

📅 Selasa, 30 Apr 2024, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini yang Dilakukan Pemprov Banten untuk Mengendalikan Inflasi Doc: ANTARA/Mulyana
Ket. Plh Sekda Banten Virgojanti mengikuti rapat penanganan inflasi di Pendopo Gubernur Banteb di Serang, Senin (29/4/2024).

Serang - Pemerintah Provinsi Banten memperkuat ketahanan pangan dalam rangka pengendalian inflasi yang di daerah itu masih dipengaruhi harga komoditas pangan.

"Harus terus dikendalikan karena mempengaruhi aktivitas perekonomian masyarakat. Inflasi di Provinsi Banten masih dipengaruhi oleh harga pangan kebutuhan pokok," kataPelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Banten Virgojantisetelah mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi di Pendopo Gubernur Banten di Serang, Senin.

Ia mengatakan inflasi Provinsi Banten tahun ke tahun pada April 2024 di angka 3,4 persen.

Ia menyebut harga gula dan bawang merah di daerah setempat masih tinggi, termasuk secara nasional. Produksi bawang merah Provinsi Banten masih terbatas, sedangkan di daerah penghasil bawang merah terjadi pergeseran tanam.

Pemprov Banten menjajaki menjalin kerja sama antardaerah penghasil bawang merah lainnya untuk memasok kebutuhan bawang merah di daerah itu.

Selain itu, menjalin kerja sama bisnis melalui PT Agro Bisnis Mandiri (ABM), BUMD Pemprov Banten dengan kelompok tani bawang merah.

Berdasarkan Indeks Perkembangan Harga (IPH) mingguan 20 komoditas pangan, di Provinsi Banten terjadi penurunan -1,47. Seperti di tingkat nasional, harga gula dan bawang merah masih menjadi penyumbang utama angka inflasi di Provinsi Banten.

"Dibanding dengan periode bulan Maret kemarin jauh lebih baik, sudah mengalami penurunan," ujarnya setelah rapat secara virtual itu yang dipimpin Mendagri M Tito Karnavian.

Virgojantimengatakan pada 2025, ketahanan pangan masih menjadi prioritas Pemprov Banten.

Tujuannya, katanya, sebagai bagian pengendalian inflasi dan mengurangi ketergantungan impor.

Dalam arahannya, Mendagri M Tito Karnavian menekankan untuk menggerakkan semua pihak pada komoditas bawang merah dan cabai yang relatif menanjak.

Meskipun inflasi tahun ke tahun secara nasional di angka 3,05 persen, ia mengatakan bahwa harus waspada pergerakan angka inflasi melalui tren pergerakan indeks perkembangan harga mingguan.

"Kerja-kerja para bupati dan wali kota, akumulasi ke provinsi," katanya.

Menurut dia, komoditas yang perlu menjadi perhatian, yakni bawang merah, daging ayam ras, daging.sapi, telur ayam ras, dan gula pasir, sedangkan beras ada tren penurunan harga tetapi masih di harga eceran tertinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.