Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Apa Sampai Anggota Polres Bangka Tanam Ratusan Batang Cabai

📅 Senin, 29 Apr 2024, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ada Apa Sampai Anggota Polres Bangka Tanam Ratusan Batang Cabai Doc: ANTARA/Kasmono/Ho.humas Polres Bangka
Ket. Aktivitas anggota polisi Polres Bangka saat melakukan penanaman cabai di halaman mapolres.

Sungailiat - Kepolisian resor(Polres) Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, menanam ratusan batang cabai sebagai upaya menjaga ketahanan pangan di daerah ini

"Penanaman ratusan batang cabai dengan memanfaatkan halaman yang kosong di sekitar Mapolres," kata Kapolres Bangka AKBP Toni Sarjaka di Sungailiat, Minggu.

Penanaman cabai dengan melibatkan personel polisi, kata Kapolres, penting dilakukan sebagai cara mendukung dan mewujudkan program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.

Cabai merupakan komoditi pertanian yang relatif singkat hasil panen atau hanya sekitar 60 hari setelah tanam.

Dengan cara memilih menanam tanaman cepat panen ini, menjadi solusi untuk ketahanan pangan di Kabupaten Bangka. Karena kebutuhan konsumsi masyarakat masih terbilang tinggi.

Begitu pula produksi panen cabai diharapkan mampu membantu mengendalikan inflasi.

"Saya mendorong personel polisi supaya dapat memanfaatkan kebun atau halamanrumah untuk dapat ditanami dengan berbagai jenis tanaman yang bermanfaat dan ekonomis," ujarnya.

Dengan banyak tanaman dan hasil panen cabai, tentu diharapkan akan membantu masyarakat memperoleh komoditi jenis ini karena selama ini sebagai masih mendapat pasokan dari daerah luar pulau Bangka termasuk pula bahan kebutuhan pangan yang lain.

Untuk memaksimalkan hasil panen cabai yang maksimal,kata Kapolres, pihaknya mendapat pendampingan dan penyuluhan langsung dari Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Penyuluhan Pertanian dan Pangan daerah setempat.

"Saya minta ratusan batang cabai yang ditanam itu supaya dirawat dengan baik dengan harapan dapat menghasilkan panen cabai yang maksimal," kata Kapolres.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.