Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siapkan Penerimaan Murid Baru dengan Baik

📅 Sabtu, 27 Apr 2024, 04:00 WIB | Oleh:
Siapkan Penerimaan Murid Baru dengan Baik Doc: ANTARA/HO-Humas DPRD Kota Bogor
Ket. Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Akhmad Saeful Bakhri.

BOGOR - Jauh-jauh hari diingatkan agar dinas pendidikan Bogor menyiapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan baik agar tidak terjadi kericuhan seperti tahun lalu.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Jawa Barat, Akhmad Saeful Bakhri, mengingatkan dan meminta Dinas Pendidikan (Disdik) setempat untuk mempersiapkan regulasi, sosialisasi, dan mekanismenya. Jadi supaya PPDB benar-benar berjalan lancar dan sukses.

Akhmad Saeful Bakhri di Kota Bogor, Jumat, menekankan pentingnya sosialisasi dan mekanisme proses PPDB kepada sekolah, dewan pendidikan, dan terutama masyarakat. Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor harus bisa menjadi penyelenggara PPDB yang mengintegrasikan semua informasi dan data. Jangan ada lagi kesalahpahaman tugas dan fungsi dari masing-masing bidang.

Apabila nantinya Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor membentuk tim verifikasi, Saeful meminta agar tim verifikasi ini bisa berkoordinasi secara baik dengan tim panitia PPDB dari masing-masing sekolah. "Kami berharap kejadian tahun lalu tidak terulang. Wali kota membentuk tim verifikasi tapi tidak jelas kerjanya apa. Kami akan pastikan, tim verifikasi harus berkoordinasi dan komunikasi dengan panitia PPDB di masing-masing sekolah," ujarnya.

Pada saat rapat dengan Disdik, Saeful pun menyampaikan beberapa catatan hasil evaluasi PPDB tahun lalu. Catatannya, antara lain permasalahan administrasi penduduk (adminduk) dan tidak berfungsinya tim verifikasi bentukan Wali Kota Bogor.

Selain itu, menurut Saeful, yang harus disiapkan oleh Pemkot Bogor adalah server dan kapasitas internet panitia pelaksana PPDB Kota dan di masing-masing sekolah, sebagai kebutuhan utama layanan daring.

"Kami berharap sudah terintegrasi antara Disdik dan Disdukcapil, agar terdapat kesamaan data dan untuk meminimalisasi terjadinya pendaftar siluman. Diskominfo pun, harus memastikan koneksi internet dan server pelayanan yang maksimal," ujarnya.

Sekolah Terpadu

Di samping itu dia pun menyoroti minimnya jumlah sekolah negeri di Kota Bogor. Saeful memastikan sekolah satu atap atau yang sekarang disebut sekolah terpadu di Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, yang sudah selesai dibangun, tahun ini bisa menerima siswa baru.

Berdasarkan informasi dari Disdik Kota Bogor untuk tingkat SD dan SMP akan dibuka pendaftaran untuk lima rombongan belajar. "Kami harap ini menjadi awal yang baik bagi dunia pendidikan. Kami pastikan akan ada penambahan dua unit sekolah satu atap yaitu di Bogor Utara dan Bogor Timur," jelasnya.

Terkait sekolah terpadu, sebelumnya, Komisi III DPRD Kota Bogor, menyoroti dan menanyakan perihal pelaksanaan pembangunan dua sekolah satu atap di Duta Pakuan dan Kelurahan Cimahpar, yang nilai anggaran keduanya disetujui sebesar total 56 miliar.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Zenal Abidin menyampaikan dari hasil rapat kerja yang digelar bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Senin (22/4) diketahui proses pembangunan masih dalam tahap lelang.

Ia pun meminta kepada Disdik untuk bisa segera melaksanakan pembangunan dua unit sekolah satu atap tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.