Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Hentikan Pembuangan Air Limbah Nuklir Fukushima ke Laut

📅 Jumat, 26 Apr 2024, 08:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jepang Hentikan Pembuangan Air Limbah Nuklir Fukushima ke Laut Doc: Kyodo
Ket. Para pejabat termasuk Dirjen IAEA Rafael Grossi memeriksa peralatan yang digunakan untuk melepaskan air radioaktif yang telah diolah ke laut di pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima No. 1 di Prefektur Fukushima.

TOKYO - Pembuangan air limbah yang terkontaminasi nuklir ke laut dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi yang lumpuh di Jepang dihentikan sebelum Rabu (24/4) siang waktu setempat karena pemadaman listrik, demikian menurut laporan media setempat.

Pemadaman listrik terjadi sekitar pukul 10.43 waktu setempat akibat kabel listrik di pembangkit listrik Daiichi rusak selama pekerjaan penggalian, lapor kantor berita nasional Kyodo pada Rabu, mengutip pernyataan Tokyo Electric Power Company Holdings (TEPCO), operator PLTN Fukushima Daiichi.

TEPCO mengklaim bahwa sistem untuk mendinginkan reaktor dan kolam bahan bakar bekas tidak terpengaruh oleh pemadaman listrik dan masih tetap beroperasi.

Penangguhan pembuangan air limbah itu, yang disebut "air yang diolah", diumumkan setelah tim ahli dari Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) melakukan kunjungan ke Jepang pada Selasa (23/4) untuk kembali meninjau keselamatan dari operasi pembuangan air limbah nuklir ke laut yang telah diluncurkan sejak Agustus tahun lalu.

Dihantam gempa bumi bermagnitudo 9,0 dan tsunami pada 11 Maret 2011, PLTN Fukushima Daiichi mengalami kehancuran inti (core meltdown) yang melepaskan radiasi, mengakibatkan kecelakaan nuklir level 7, level tertinggi dalam Skala Peristiwa Nuklir dan Radiologi Internasional.

PLTN Fukushima Daiichi menghasilkan sejumlah besar air limbah yang tercemar zat radioaktif dari proses pendinginan bahan bakar nuklir di bangunan reaktor. Air limbah itu saat ini disimpan dalam tangki-tangki di PLTN tersebut.

Meski mendapat tentangan keras baik dari dalam maupun luar negeri, pembuangan air limbah yang terkontaminasi nuklir dari PLTN Fukushima Daiichi ke laut dimulai pada Agustus 2023, dan total sekitar 31.200 ton air limbah dilepaskan dalam empat putaran pada tahun fiskal 2023 hingga Maret tahun ini.

Pembuangan air limbah nuklir gelombang kelima dimulai pada Jumat (19/4) pekan lalu. Pada tahun fiskal 2024, TEPCO berencana membuang total 54.600 ton air limbah nuklir dalam tujuh putaran, yang mengandung sekitar 14 triliun becquerel tritium.

Di tengah meningkatnya kekhawatiran akan kredibilitas dan keselamatan di kalangan masyarakat Jepang menyusul serangkaian kecelakaan di PLTN yang lumpuh tersebut, TEPCO dan pemerintah Jepang kerap mendapat tantangan terkait pembuangan air limbah nuklir ke laut karena proses penonaktifannya yang masih diragukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

52 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.