Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dispensasi untuk Penumpang PT Pelni Berakhir pada 26 April 2024

📅 Jumat, 26 Apr 2024, 00:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dispensasi untuk Penumpang PT Pelni Berakhir pada 26 April 2024 Doc: ANTARA/Ali Nur Ichsan
Ket. Buruh angkut pelabuhan saat mengantre untuk masuk ke KM Gunung Dempo yang bersandar di Pelabuhan Manokwari, Papua Barat, Kamis (25/4/2024) sore.

Manokwari - Dispensasi penumpang yang diberlakukan PT Pelni untuk angkutan mudik Lebaran akan berakhir pada 26 April 2024.

Kepala PT Pelni Cabang Manokwari Jusuf, di Manokwari, Papua Barat, Kamis, mengatakan dispensasi diberlakukan PT Pelni untuk menaikkan kapasitas penumpang tiap kapal yang melakukan angkutan mudik Lebaran.

"Kapasitas kapal yang tadinya bisa mengangkut kargo ataupun kendaraan, pada masa mudik Lebaran dialihkan seluruhnya untuk penumpang," kata Jusuf.

Ia mengatakan, pemberlakuan dispensasi penumpang merupakan kebijakan dari Kementerian Perhubungan, sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang pada salah satu kapal pengangkut mudik Lebaran.

Dia menjelaskan, setelah tanggal 26 April 2024, maka dispensasi penumpang akan berakhir. Kapal-kapal penumpang PT Pelni akan kembali mengangkut penumpang sesuai kapasitas reguler.

"Sehingga kami tetap patuh terhadap aturan demi kenyamanan dan keamanan dari para pemudik itu sendiri," katanya lagi.

Ia mengatakan pula, saat pemberlakuan mudik Lebaran tidak ada kendala yang berarti dalam operasional kapal. Seluruh kapal pengangkut saat Lebaran tidak mengalami keterlambatan yang berarti.

"Di Pelabuhan Manokwari sendiri tidak ada keterlambatan kapal yang sampai sebabkan koreksi jadwal. Kalau lebih 10 jam baru ada koreksi. Semua kapal sandar sesuai jadwal yang ditentukan," katanya.
Nakhoda KM Gunung Dempo Kapten Fauzi IN mengatakan kapasitas reguler KM Gunung Dempo sebanyak 1.650 penumpang, setelah ada dispensasi naik sebanyak 2.200 penumpang.

KM Gunung Dempoadalah salah satu kapal Pelni yang melayani rute pulang pergi (PP) Jakarta, Surabaya, Makassar, Sorong, Manokwari, Teluk Wondama, Nabire, dan Jayapura.

Ia mengatakan, tidak ada kendala pelayaran selama angkutan mudik Lebaran 2024. Apalagi saat ini sedang masuk musim Timur, sehingga laut lebih tenang dan tidak ada gelombang tinggi.

"Pelayaran berjalan lancar saja tidak ada masalah dari Jakarta sampai Jayapura. Perjalanan tugas kita selama 14 hari. Dari Jakarta ke Jayapura selama tujuh hari dan kembalinya dari Jayapura ke Jakarta juga tujuh hari," ujarnya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.