Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Brimob Polda Bengkulu Musnahkan Mortir Sisa Perang Dunia II

📅 Kamis, 25 Apr 2024, 16:56 WIB | Oleh:
Brimob Polda Bengkulu Musnahkan Mortir Sisa Perang Dunia II Doc: ANTARA/HO-Polres Rejang Lebong
Ket. Tim Jibom Detasemen Gegana Brimob Polda Bengkulu tengah mempersiapkan lokasi pemusnahan mortir yang ditemukan warga Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (24/4).

REJANG LEBONG - Aparat Brimob Polda Bengkulu memusnahkan munisi mortir sisa Perang Dunia II yang ditemukan warga Desa Karang Jaya Kabupaten Rejang Lebong belum lama ini dengan cara diledakkan.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong AKP Sinar Simanjuntak dalam keterangan tertulisnya di Rejang Lebong, Rabu (24/4), mengatakan pada Jumat (19/4) lalu anggota Koramil 409-05 Curup menerima penyerahan mortir 81 Tampela dari warga Desa Karang Jaya, Kecamatan Selupu Rejang dan selanjutnya oleh anggota Koramil 409-05 Curup diserahkan ke petugas Polsek Selupu Rejang.

"Amunisi mortir ini sekira pukul 11.00 WIB bertempat di lapangan Sirkuit Road Race BLKM Kelurahan Cawang Baru Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong telah dilaksanakan kegiatan disposal temuan mortir oleh Tim Jibom Detasemen Gegana Brimob Polda Bengkulu," kata dia.

Dia menjelaskan, peledakan mortir temuan tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit Jibom Detasemen Gegana Brimob Polda Bengkulu Ipda Edi Sapiyan Lubis bersama enam anggota gegana.

Sebelum dilakukan disposal atau peledakan mortir temuan ini, kata dia, petugas gegana terlebih dahulu melakukan pengecekan atau identifikasi dan evakuasi mortir yang di simpan di belakang Kantor Polsek selupu Rejang.

"Mortir temuan ini memiliki panjang 29 Cm, dengan diameter 8 Cm. Kemudian untuk pemicu mortir masih ada namun bagian kepala mortir sudah tidak ada, mortir masih aktif dengan daya ledak tinggi," terangnya.

Menurut dia, pemusnahan mortir ini dilakukan dengan cara diledakkan, di mana sebelum dilakukan petugas terlebih dahulu membuat menggali tanah sedalam 1 meter dengan diameter 40 Cm, selanjutnya ditimbun dengan tanah guna mengantisipasi serpihan mortir.

"Sebelum proses peledakan tim gegana terlebih dahulu memberikan himbauan kepada masyarakat di sekitar lokasi yang menyaksikan peledakan untuk mundur hingga radius 100 meter agar tidak terkena serpihan mortir, dan setelah itu mortirnya diledakkan," demikian Sinar Simanjuntak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.