Untuk Perbaiki Kualitas Air di 15 DAS Perlu Dana Sekitar Rp22 Triliun

Rabu, 24 Apr 2024, 00:18 WIB

JAKARTA - Dibutuhkan pendanaan sekitar 22 triliun rupiah untuk melakukan perbaikan kualitas air di 15 daerah aliran sungai (DAS) prioritas di Indonesia. DAS prioritas itu yaitu Ciliwung, Cisadane, Citarum, Brantas, Siak, Asahan, Sekampung, Serayu, Jeneberang, Bone Bolango, Bengawan Solo, Kapuas, Saddang, Musi, dan Moyo.

"Kalau ditotal di 15 DAS prioritas itu diperlukan 22,6 triliun rupiah untuk mengembalikan kualitas air di sungai-sungai tersebut," ujar Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Sigit Reliantoro dalam rapat teknis Festival Pengendalian Lingkungan 2024 di Jakarta, Selasa (23/4).

Ket. Foto: Dirjen PPKL KLHK Sigit Reliantoro dalam rapat teknis Festival Pengendalian Lingkungan 2024 di Jakarta, Selasa (23/4/2024). — Sumber: ANTARA/Prisca Triferna

Biaya tersebut mencakup beberapa sektor seperti biaya penurunan beban pencemar domestik melalui pembangunan ekoriparian dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), penurunan beban pencemar industri dan pencemar peternakan.

Seperti dikutip dari Antara, Sigit mengambil contoh DAS Citarum untuk melakukan perbaikan di 10 kabupaten/kota yang dialiri sungai tersebut maka estimasi diperlukan sekitar 8,3 triliun rupiah untuk memenuhi baku mutu kelas dua.

Data dari Indeks Kualitas Air 2023 untuk DAS Citarum memperlihatkan 13 titik pemantauan memperlihatkan kondisi yang membaik dibandingkan 2022, sebanyak 15 titik berada dalam kondisi yang memburuk dan 43 titik tidak mengalami perubahan status atau tetap.

"Jadi kita bayangkan bagaimana pekerjaan bapak/ibu sekalian untuk bisa menggerakkan 8,3 triliun rupiah untuk menjawab masalah di satu DAS Citarum," ujarnya.

Mengalami Penurunan

Selain kondisi tersebut, Sigit juga menyoroti sejumlah provinsi yang mengalami perbaikan dan penurunan Indeks Kualitas Air.

Pemantauan di 812 titik, ditambah dengan data yang dipantau oleh pemerintah daerah menjadikan total terdapat pemantauan di 5.157 titik, memperlihatkan 18 persen titik pantauan mengalami perbaikan kualitas air, 67 persen kualitas tetap, dan 15 persen mengalami penurunan.

Provinsi yang mengalami penurunan tinggi Indeks Kualitas Air pada 2023 dibandingkan tahun sebelumnya termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta, Jambi, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kalimantan Timur.

Sedangkan yang mengalami peningkatan cukup baik, di antaranya Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Sumatera Utara, dan Banten.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.