Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelari Kenya Mendominasi London Marathon

📅 Selasa, 23 Apr 2024, 07:14 WIB | Oleh:
Pelari Kenya Mendominasi London Marathon Doc: JUSTIN TALLIS / AFP
Ket. melewati batas garis finis I Pelari Marathon Kenya, Peres Jepchirchir melewati batas garis finis untuk memenangkan perlombaan lari putri pada London Marathon 2024 di pusat kota London, Minggu (21/4) sore waktu setempat.

LONDON - Juara Olimpiade Peres Jepchirchir memenangkan London Marathon dengan mencatatkan rekor dunia wanita, Minggu (21/4) sore waktu setempat. Di bagian pria, kemenangan Alexander Mutiso Munyao memastikan pelari Kenya mendominasi ajang lari marathon bergengsi di ibu kota Inggris.

Perlombaan diawali dengan tepuk tangan selama 30 detik untuk Kelvin Kiptum, pemenang di bagian putra tahun 2023, yang tewas dalam kecelakaan mobil Februari lalu.

Pelari Kenya menunjukkan dominasi dengan Jepchirchir secara khusus melanjutkan upayanya mempertahankan gelar di Olimpiade Paris. Persaingan untuk perlombaan putri dianggap sebagai salah satu yang terbaik yang pernah ada. Tiga dari empat wanita tercepat dalam sejarah berkompetisi.

Jepchirchir, pelari Kenya berusia 30 tahun itu finis di depan pemegang rekor dunia Tigst Assefa dan Joyciline Jepkosgei. Catatan waktu Jepchirchir 2 jam 16 menit 16 detik memecahkan rekor lapangan putri 2:17:01 yang dibuat oleh rekan senegaranya Mary Keitany tahun 2017. Dia memecahkan rekor tersebut tanpa menggunakan alat pacu jantung.

Pelari Inggris Paula Radcliffe berlari dengan catatan waktu 2:15:25 dalam maraton campuran jenis kelamin di London tahun 2003, menggunakan alat pacu jantung.

"Saya tidak menyangka bisa memecahkan rekor dunia," ujar Jepchirchir. "Saya tahu mungkin akan dikalahkan, tetapi tidak mengira yang melakukan ," sambungnya.

Dia sangat senang bisa lolos ke Olimpiade dan merasa bersyukur. Diq senang berada di Paris dan dan berlari dengan baik untuk mempertahankan gelar.

Munyao mengalahkan pelari legendaris asal Ethiopia Kenenisa Bekele dengan catatan waktu 2:04:01. Peraih medali emas Olimpiade tiga kali, Bekele berada di jalur untuk meraih kemenangan pertamanya di jalanan London di usia 41 tahun. Tapi Munyao terbukti terlalu kuat di kilometer terakhir untuk melewati landmark terkenal London, The Mall, menuju garis finis.

"Di jarak 40 kilometer mendapat tekanan dari Bekele tetapi saya memiliki kepercayaan diri yang tinggi karena berlatih untuk perlombaan ini," ujar Munyao.

Setelah 40 kilometer dia pikir punya cukup energi untuk menang. Itu sebabnya dia melesat dan menang.

Pelari berusia 27 tahun ini juga memberikan penghormatan kepada Kiptum, yang kematian mendadaknya menimbulkan kejutan di dunia olahraga. "Saya memikirkannya dan membiarkannya beristirahat dengan tenang. Dia datang ke sini di London dan menang," ucapnya.

Di belakang dua pelari terdepan, ada hasil yang luar biasa bagi duo Inggris Emile Cairess dan Mahamed. Keduanya masing-masing finis ketiga dan keempat untuk mendekati tempat di Olimpiade Paris. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Luar Negeri
Canggih, Satelit Pintar Tio...
Nasional
Kodam Pattimura Pastikan Se...
Advertisement
Mentan: Nilai Tukar Petani Alami Peningkatan

Mentan: Nilai Tukar Petani Alami Peningkatan

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.