Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apple Hentikan Produksi Aksesoris Berbahan 'Fine Woven'

📅 Senin, 22 Apr 2024, 17:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Apple Hentikan Produksi Aksesoris Berbahan 'Fine Woven' Doc: ANTARA/Apple Newsroom
Ket. Aksesoris dari Apple untuk iPhone 15 Pro Max berbahan Fine Woven

JAKARTA - Apple dikabarkan menghentikan produksi untuk aksesoris tambahan berbahan Fine Woven yang menyerupai kulit untuk iPhone dan strap untuk Apple Watch akibat ketahanan produk yang dinilai tidak memuaskan.

Aksesori berbahan Fine Woven sebelumnya mulai dikenalkan perusahaan berbasis di Cupertino itu mulai 2023 di saat masa perilisan iPhone 15 series dan Apple Watch 9 series.

Kabar dihentikannya produksi aksesoris Apple berbahan Fine Woven itu datang dari pembocor teknologi Kosutami yang lewat cuitannya di X @Kosutami_Ito.

Seperti dilaporkan Phone Arena, Minggu (21/4), Kosutami menyebut bahwa pemberhentian produksi itu dikarenakan durabilitas produk yang buruk.

"Fine Woven tak lagi ada karena memiliki durbilitas yang buruk. Semua lini produksinya dihentikan dan dicabut. Apple bakal berpindah ke ke material lain. Sekali lagi bukan kulit," kata Kosutami.

Sementara itu, sebagai pengguna iPhone 15 Pro Max yang juga menggunakan aksesoris berbahan Fine Woven, Alan Friedman dari Phone Arena menyebutkan memang aksesoris berbahan Fine Woven tersebut memiliki ketahanan yang tidak optimal.

Menurutnya beberapa produsen casing biasanya memiliki perlindungan yang kuat di bagian sudut dan belakang case namun hal itu tidak ditemukan pada casing Apple tersebut.

Dalam waktu cepat, casing berbahan Fine Woven tersebut menurutnya mudah terlihat kotor. Apalagi mengingat harganya sebesar 59 dollar AS rasanya case tersebut tidak sesuai dengan biaya yang dikeluarkan.

Dengan pengalaman nyata dari pelanggannya, mungkin langkah Apple menghentikan perilisan dan produksi aksesoris berbahan Fine Woven sudah tepat. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.