Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementan Lepas Ekspor Produk Perkebunan ke Pasar Asia dan Eropa

📅 Sabtu, 20 Apr 2024, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementan Lepas Ekspor Produk Perkebunan ke Pasar Asia dan Eropa Doc: ANTARA/HO-Humas Kementan
Ket. Direktur Jenderal Perkebunan Andi Nur Alamsyah (kiri) dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (kanan) saat pelepasan ekspor produk perkebunan di Kota Bogor, Sabtu (20/4/2024).

BOGOR - Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) melepas ekspor produk perkebunan berupa komoditas kelor, kelapa, dan teh di acara Semarak Perkebunan Nasional (SKENA) di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/4).

Direktur Jenderal Perkebunan Andi Nur Alam Syah di Kota Bogor, Sabtu, menyebutkan komoditas kelor yang diekspor berasal dari PT Moringa Indonesia dengan volume 21 ton, atau senilai Rp348 juta.

"Komoditas kelor dari PT Moringa terdiri dari atas daun kelor kering dan produk olahan keringnya yang akan diekspor ke Cina," kata Andi Nur.

Sementara itu, lanjut Andi Nur, komoditas kelapa yang diekspor berupa arang kelapa atau yang dikenal sebagai charcoal dari PT Cococha Indonesia.

"Secara rutin perusahaan ini terus ekspor ke Yordania dan pangsa pasarnya sangat besar. Dengan volume ekspor 33 ton, atau senilai Rp814 juta," jelasnya.

Andi Nur pun berharap, ke depan petani-petani pekebun kelapa di seluruh Jawa Barat bisa dibina oleh Ditjen Perkebunan dalam satu wadah.

"Sehingga ini akan meningkatkan nilai tambah para pekebun kita," ucapnya.

Sedangkan untuk komoditas teh, Andi menyampaikan, ada artisan tea atau teh artisan dari Sila Tea House Bogor yang secara rutin melakukan ekspor.

"Ini akan diekspor ke Turki dan Rusia dengan volume ekspor 200 kilogram atau sekitar Rp113 juta," ujarnya.

Di samping itu, Andi Nur juga mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang sangat mendukung perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di bidang pertanian.

"Kota Bogor selain kotanya yang asri, teman-teman kami UMKM di Kota Bogor untuk terus berkembang. Mudah-mudahan masa berikutnya ini juga menjadi dapat peluang dan potensi Kota Bogor," kata Andi Nur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.