Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memalukan Kalau Benar Terjadi, Dekan FEB Unas Mengundurkan Diri Buntut Kasus Tuduhan Plagiat

📅 Jumat, 19 Apr 2024, 20:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memalukan Kalau Benar Terjadi, Dekan FEB Unas Mengundurkan Diri Buntut Kasus Tuduhan Plagiat Doc: Antara/https://prelo.co.id
Ket. Ilustrasi. Kasus tuduhan plagiat.

Jakarta - Profesor Kumba Digdowiseiso secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nasional (Unas) Jakarta sebagai langkah pertanggungjawaban akademis setelah diduga terlibat kasus plagiat.

"Pengunduran diri saya ini merupakan bentuk pertanggungjawaban akademis saya kepada Rektor Unas dan sivitas akademika agar tidak membebani kampus dalam melakukan investigasi terhadap persoalan yang sedang saya hadapi," katanya dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Pengunduran diri Kumba merupakan bentuk pertanggungjawaban akademissetelah dituding mencatut nama dosen Universiti Malaysia Terengganu (UMT) dalam publikasi ilmiahnya.

Seperti diketahui, Kumba dituding mencantumkan nama orang lain dalam publikasi ilmiah seperti dituliskan media retractionwatch.com pada 11 April 2024.

Meski demikian Kumba menegaskan tuduhan terhadap dirinya tidak benar dan tidak memiliki dasar, yang bahkan terdapat kesan menjatuhkan nama baik dirinya serta bersifatcharacter assasination.

Kumba mengaku sangat menjunjung tinggi integritas akademis, sehingga ia bersedia dan siap untuk menjalani proses terkait dengan tuduhan, dugaan, dan fitnah yang ditujukan kepada dirinya.

Ia pun mengharapkan agar semua pihak mengedepankan sikap yang obyektif dan rasional terhadap persoalan ini.

"Saya siap mengikuti proses sesuai prosedur dan mekanisme Undang-Undang serta ketentuan yang berlaku," ujar Kumba.

Selama tujuh hari sejak persoalan ini mencuat ke publik, ia sangat menghormati proses investigasi internal yang sedang berlangsung, walaupun akan mengorbankan nama baiknya di media.

"Karena itu pernyataan ini perlu disampaikan untuk menjaga perasaan istri dan kedua anak yang bersekolah," kata Kumba.

Kepala Hubungan Masyarakat UnasMarsudi saat dikonfirmasi oleh ANTARA membenarkan bahwa Profesor Kumba Digdowiseiso secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Dekan FEBUnas Jakarta.

"Iya betul (Professor Kumba mengundurkan diri dari jabatan sebagai Dekan FEB Unas)," ujar Marsudi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.