Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Pelayanan, Menko PMK Harap Ada Aplikasi Terintegrasi untuk Program Mudik Gratis

📅 Kamis, 18 Apr 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Pelayanan, Menko PMK Harap Ada Aplikasi Terintegrasi untuk Program Mudik Gratis Doc: ANTARA/Benardy Ferdiansyah
Ket. Menko PMK Muhadjir Effendy bersama Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi saat memberikan keterangan pers di Rumah Dinas Wapres, Jakarta, Rabu (17/4/2024).

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengharapkan adanya aplikasi terintegrasi untuk program mudik gratis sehingga pemanfaatan fasilitas untuk mudik gratis bisa digunakan secara maksimal.

"Kemarin saya sudah diskusi dengan Pak Kapolri dan Pak Menhub, ada salah satu kelemahan sekarang yang mudik gratis ini adalah belum ada platform atau aplikasi terintegrasi," ucap Muhadjir memberikan keterangan pers usai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin di Rumah Dinas Wapres, Jakarta, Rabu.

Hal tersebut perlu dilakukan lantaran peserta mudik sebelumnya dapat mendaftar di beberapa penyedia layanan mudik gratis sehingga saat hari keberangkatan banyak bus mudik gratis yang sepi penumpang.

Misalnya, peserta mudik gratis itu mendaftar di penyedia layanan A, penyedia layanan B, dan penyedia layanan C. Namun, pada saat keberangkatan dia memilih penyedia layanan A sehingga dua kuota lainnya tidak terpakai.

"Jadi, masing-masing penyelenggara mudik gratis ini daftar sendiri-sendiri. Kemudian ada indikasi kuat, orang itu bisa daftar di beberapa tempat karena dia daftar di beberapa tempat, pada waktu berangkat, banyak kendaraan yang kosong," ungkap Muhadjir.

Untuk itu, ia pun sudah menyampaikan usulan aplikasi tersebut kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo agar tidak ada lagi peserta mudik yang mendaftar lebih dari satu tempat.

"Saya sudah menyampaikan ke Pak Kapolri supaya ada aplikasi yang terintegrasi sehingga kita bisa tahu orang itu daftar di mana pun sehingga nanti tidak ada lagi orang yang daftar lebih dari satu tempat sehingga pemanfaatan fasilitas untuk mudik gratis ini bisa digunakan secara maksimal," ujar Muhadjir.

Diketahui, Muhadjir melaporkan kepada Wapres perihal penanganan periode mudik Lebaran 2024.

"Tadi saya laporkan bahwa mudik tahun ini berdasarkan hasil evaluasi sementara oleh oleh kementerian dan lembaga yang terkait termasuk Polri dan TNI, penanganannya cukup baik tetapi tentu saja terserah nanti penilaian pada masyarakat tetapi dari kami secara internal sudah melakukan evaluasi," ungkap Muhadjir.

Menurutnya, dalam beberapa hal ada perbaikan dibandingkan periode mudik Lebaran 2023 seperti jumlah kecelakaan mengalami penurunan.

"Kemudian dari korban, korban meninggal juga turun, korban cedera juga turun kemudian juga dari laporan dari Dirut Jasa Raharja, santunan yang dikeluarkan dibanding tahun lalu juga mengalami penurunan sekitar 52," katanya.

Kendati demikian, ia mengaku prihatin lantaran masih ada peristiwa kecelakaan yang terjadi saat periode tersebut. Ia menyebut dua kecelakaan yang menyita perhatian, yakni di-contraflowKM 58 Tol Jakarta-Cikampek dan bus terguling di KM 370 ruas Tol Semarang-Batang.

"Tentu ini satu hal yang sangat baik walaupun memang ada beberapa peristiwa yang sangat sebetulnya kita prihatinkan tidak perlu terjadi, yaitu terjadinya tabrakan di-contraflowKM 58 yang menyebabkan ada 12 orang dalam satu kendaraan yang meninggal dunia. Kemudian kejadian yang kedua adalah bus yang terguling itu, di daerah Batang, Jawa Tengah. Itu saja yang peristiwa yang cukup menonjol," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.