Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonomi Kreatif Tumbuh, DIY Temukan Pola Baru Kunjungan Wisatawan Selama Libur Lebaran 2024

📅 Kamis, 18 Apr 2024, 06:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekonomi Kreatif Tumbuh, DIY Temukan Pola Baru Kunjungan Wisatawan Selama Libur Lebaran 2024 Doc: ANTARA/Hendra Nurdiyansyah
Ket. Pengendara melintas di kawasan Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Senin (21/12/2020). Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan revitalisasi kawasan Tugu Pal Putih dengan memindahkan kabel-kabel ke dalam tanah memadukan konsep cagar budaya dengan sumbu filosofis sebagai upaya mempercantik ikon Kota Yogyakarta.

Yogyakarta - Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menemukan pola baru kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi wisata setempat selama momentum libur Lebaran 2024.

"Saya lihat justru ada tren baru para pemudik dan para wisatawan dengan mengunjungi tempat-tempat yang tidak hanya menyediakan atau dilihat dari sisi alam saja, tetapi lengkap dengan kulinernya," ujar Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo di Yogyakarta, Rabu.

Menurut Singgih, perubahan perilaku atau pola kunjungan tersebut membuat para wisatawan di DIY mampu menikmati pemandangan di destinasi wisata lengkap dengan kuliner yang disediakan.

Hal tersebut, kata dia, menjadikan tingkat kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 2024 berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor ekonomi kreatif, termasuk oleh-oleh.

"Saya tanyakan sudah beli oleh-oleh apa belum. Mereka menyampaikan sudah tidak hanya satu kotak karena untuk saudara, teman, kantor, dan lainnya. Artinya berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan sektor ekonomi kreatif," kata dia.

Meskipunkuliner serta oleh-oleh menjadi daya tarik tersendiri, Singgih menilai tidak ada pedagang yang memanfaatkan situasi itu dengan menaikkan harga secara berlebihan ataunuthuk.

Sebelum memasuki libur Lebaran 2024, dia mengaku telah mengumpulkan para pelaku pariwisata agar memberikan pelayanan terbaik bagi para pengunjung dengan menerapkan harga sesuai standar serta tarif parkir sesuai regulasi.

"Saya tidak menemukan satu aduan yang kemudian bicara tentang kulinernuthuk, parkirnuthuktidak ada," kata dia.

Meskipun menyebut cukup menggembirakan, Singgih belum dapat menyampaikan data pasti terkait peningkatan kunjungan wisatawan di DIY selama libur lebaran.

"Kalau dari sisi okupansi (tingkat hunian hotel) teman-teman PHRI menyampaikan secara umum mencapai 90 persen, bahkan banyak yang mencapai 100 persen," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.