Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Bogor Imbau Warga Waspada Kasus Demam Berdarah karena Penderitanya Masih Tinggi

📅 Kamis, 18 Apr 2024, 00:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Bogor Imbau Warga Waspada Kasus Demam Berdarah karena Penderitanya Masih Tinggi Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Sekretaris Dinkes Kabupaten Bogor Agus Fauzi di Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Kabupaten Bogor - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus demam berdarah dengue (DBD) yang hingga kini masih tinggi.

Sekretaris Dinkes Kabupaten Bogor Agus Fauzi di Cibinong, Rabu, meminta masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) agar terhindar dari DBD.

"Memang masih tinggi. Perubahan masih cukup tinggi untuk peningkatan kasusnya," ungkap Agus.

Meski begitu, ia memastikan peningkatan kasus DBD dalam waktu sekat di Kabupaten Bogor tidak berpotensi menjadi kejadian luar biasa (KLB).

Agus menyebutkan petugas kesehatan di lapangan juga telah disiagakan untuk terjun langsung melakukan pemantauan jika terjadi beberapa kasus DBD dalam waktu bersamaan di satu lingkungan.

"Memang di awal-awal sudah disampaikan dari Februari sampai Mei (kasus DBD) dua kali lipatnya, dibandingkan bulan yang sama di tahun sebelumnya," ujarnya.

Sementara, Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bogor Adang Mulyana menyebutkan dalam empat bulan terakhir ada 15 warga meninggal dunia karena DBD.

Ia mencatat pada periode Januari-April 2024 ada sebanyak 1.253 kasus DBD yang terjadi di Kabupaten Bogor.

"Januari sebanyak 256 kasus, Februari 313 kasus, Maret 562 kasus dan April 122 kasus, dengan kasus meninggal sebanyak 15 orang," paparnya.

Sebaran kasus tertinggi terjadi di beberapa kecamatan, diantaranya Kecamatan Cileungsi, Jonggol, Gunung Putri dan juga Kecamatan Cibinong.

"Sebaran kasus tertinggi terjadi di Kecamatan Cileungsi 135 kasus, Jonggol 133 kasus, Gunung putri 81 kasus dan Kecamatan Cibinong 79 kasus," ungkap Adang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.