Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kemacetan, Menko PMK Temui Wapres Minta 'Buffer Zone' Jakarta-Merak Dipercepat

📅 Kamis, 18 Apr 2024, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kemacetan, Menko PMK Temui Wapres Minta 'Buffer Zone' Jakarta-Merak Dipercepat Doc: ANTARA/Andi Firdaus
Ket. Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat menyampaikan keterangan usai menemui Wakil Presiden Ma'ruf Amin di rumah dinas kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2024).

Jakarta - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menemui Wakil Presiden Ma'ruf Amin untuk meminta realisasi areabuffer zonedi bahu lintasan KM97 Tol Jakarta-Merak dipercepat.

Muhadjir yang juga koordinator pelayanan mudik 2024 menyebutbuffer zoneatau zona penyangga merupakan salah satu solusi mengatasi kemacetan di Tol Jakarta-Merak, khususnya saat agenda tahunan mudik.

"Saya juga memohon bantuan beliau untuk segera merealisasikan KM97 ke arah Jakarta-Merak," katanya usai bertemu Wapres di kediamannya, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu.

Ia mengatakanbuffer zonetersebut perlu segera direalisasikan paling lambat menjelang musim mudik 2025 untuk menampung kendaraan yang akan menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni.

"Tahun depan kalau itu bisa jadibuffer zoneuntuk kendaraan yang akan berangkat menyeberang dari Pelabuhan Merak diskrining di situ, dicek tiketnya, sudah punya atau belum, apakah harus berangkat hari itu, kelewat, atau belum waktunya berangkat," katanya.

Buffer zonetersebut juga bisa menjadi fasilitas skrining bagi penumpang kapal untuk menentukan waktu keberangkatan naik kapal, sehingga calon penumpang berikut kendaraannya tidak menumpuk di Pelabuhan Merak.

"Saat ini belum adabuffer zone, sehingga terjadi penumpukan kendaraan di tol, termasuk di area parkir Merak yang sangat terbatas itu," katanya.

Dikatakan Muhadjir usulanbuffer zoneyang telah digagas sejak tahun lalu itu saat ini terganjal oleh masalah pembebasan lahan.

"Mudah-mudahan kalau beliau beri dukungan dan sudah terealisasi, mudah-mudahan tidak ada lagi kendaraan yang antre sekitar 16 KM di tol itu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.