AS Khawatir dengan Hubungan Militer Korut-Iran

Kamis, 18 Apr 2024, 00:46 WIB

WASHINGTON - Amerika Serikat "prihatin luar biasa" atas kerja sama militer yang dicurigai sudah berlangsung lama antara Korea Utara (Korut) dan Iran, kataJuru Bicara Departemen Luar Negeri AS,Matthew Miller.

Pernyataan itu disampaikan Millerdalam konferensi pers yang berlangsung di WashingtonDC, Selasa (16/4), menjawab pertanyaan tentangapakah AS prihatinmengenai kerja sama Iran-Korutdalam program nuklir dan rudal balistik.

Ket. Foto: Uji coba peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasongpho-17, baru-baru ini yang disiarkan kantor berita Korea Utara KCNA. — Sumber: ANTARA/KCNA/HO via Xinhua

"Tentu saja. Ini adalah sesuatu yang luar biasa kami khawatirkan," katanya.

Seperti dikutip dari Antara, setelah menjalin hubungan diplomatik pada 1973, Pyongyang dan Teheran diketahui memiliki hubungan yang dekat kendati keduanya mendapatsanksi internasional atas program senjata mereka.

Dalam penjelasan terpisah, Sekretaris Pers Pentagon Mayjen Pat Ryder juga menjawab pertanyaan mengenai kerja sama Teheran-Pyongyang,dan kemungkinan senjata Korut digunakan untuk menyerang Israel.

"Saya tidak bisa berspekulasi. Tentu saja jika menyangkut ancaman yang ditimbulkan DPRK(Korea Utara) dan Iran, itu adalah sesuatu yang kami tanggapi dengan sangat serius," katanya.

Mayjen Ryder menambahkan menyangkut kawasan Indo-Pasifik, seperti halnya pertahanan AS yang amat kuat atasIsrael, hubungan dan aliansi AS dengan Republik Korea dan Jepang pun sangat kuat.

"Kami akan berdiri di samping mereka untuk bekerja bersama-sama menuju keamanan dan stabilitas di seluruh kawasan," sambungnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.