Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sisay Lemma Juara Boston Marathon

2 Rabu, 17 Apr 2024, 07:07 WIB | Oleh:
Sisay Lemma Juara Boston Marathon Sisay Lemma Juara Boston Marathon Doc: AFP/Joseph Prezioso
Ket. JUARA Boston Marathon I Sisay Lemma dari Ethiopia menempati posisi pertama di bidang profesional putra pada Boston Marathon ke-128 di Boston, Massachusetts, Senin (15/4). Maraton ini diikuti sekitar 30.000 atlet dari 129 negara yang berlari sejauh 26,2 mil dari Hopkinton ke Boston, Massachusetts.

BOSTON - Sisay Lemma asal Ethiopia melesat lebih awal dan mempertahankan kemenangan dominan di Boston Marathon, Senin (15/4). Kemenangan itu membuat Lemma mendapatkan penebusan setelah gagal finish tahun lalu.

Lemma mengambil kendali sejak awal dan membangun keunggulan lebih dari dua menit di pertengahan jalan menuju kemenangan dengan catatan waktu 2:06:17. Saat para pesaing mengejar untuk bisa menyalip keunggulannya, semuanya sudah terlambat dan Lemma finis 41 detik di depan rekan senegaranya Mohamed Esa yang meraih posisi kedua di depan pelari Kenya Evans Chebet, yang gagal meraih gelar Boston Marathon untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

Kemenangan tipis Lemma sangat kontras dengan dorongan akhir yang diberikan oleh Kenya Hellen Obiri untuk memenangkan gelar di bagian putri kedua berturut-turut dengan catatan waktu 2:22.37. Dalam perlombaan yang diikuti 19 wanita dalam kelompok terdepan di titik tengah, Obiri dan rekan senegaranya Sharon Lokedi dan Edna Kiplagat akhirnya memisahkan diri di tiga kilometer terakhir.

Obiri dan Lokedi berlari bahu-membahu sebelum Obiri menjauh di kilometer terakhir, Lokedi finis delapan detik di belakang. Kiplagat menyelesaikan podium bagi semua pelari Kenya, terpaut 44 detik.

Lemma, yang catatan waktu terbaiknya adalah 2:01:48 menjadikannya pelari maraton tercepat keempat dalam sejarah. Dia berada di jalur memecahkan rekor Boston Marathon dengan catatan waktu 2:03:02, yang dibuat tahun 2011 oleh Geoffrey Mutai dari Kenya. Namun, perbukitan yang menguras tenaga di paruh kedua lintasan berdampak buruk. Keunggulannya menyusut saat Chebet dan John Korir dari Kenya meningkatkan kecepatan hingga kilometer terakhir.

Lemma mempunyai sisa waktu yang cukup untuk mempertahankan keunggulannya karena di belakangnya Esa melesat dari posisi kelima dari jarak 23 kilometer. Dia melewati Chebet dan Korir untuk merebut tempat kedua. Kemenangan tersebut memuaskan setelah Lemma dua kali gagal finish dan menempati posisi ke-30 tahun 2019. "Saya mampu menebus. Jadi saya sangat senang," ujar Lemma .

Rencana memecahkan rekor lapangan. Tapi jalurnya sangat berbukit, naik turun, dan itu memakan banyak waktu serta membuat lelah. Lemma mengatakan tantangan yang ada di Boston Marathon merupakan persiapan sempurna untuk tampil di Olimpiade Paris 2024.

Perempuan Pertama

Obiri menjadi perempuan pertama yang beruntun sebagai juara Boston sejak Catherine Ndereba tahun 2004-2005. Obiri, juara dunia dua kali lari 5.000 m yang telah mengukuhkan statusnya sebagai pelari maraton dengan tiga kemenangan dalam empat perlombaan besar, mengatakan bahwa sejauh ini persiapannya menuju Olimpiade berjalan sesuai rencana.

"Tahun lalu saya belum terbiasa dengan maraton. Tahun ini latihan saya sempurna," ujarnya. Obiri, yang juga memiliki gelar juara dunia lintas negara dan dalam ruangan, berharap bahwa meskipun ada persaingan ketat untuk menjadikan tim Kenya di Paris, maraton bisa menjadi tiketnya menuju medali emas Olimpiade yang selama ini gagal diraihnya. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Jangan Buru-buru IPO, UKM D...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.