Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sangat Digandrungi, Produk Kopi Indonesia Dominasi Pasar Mesir Senilai Rp1,4 Triliun

📅 Selasa, 16 Apr 2024, 14:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sangat Digandrungi, Produk Kopi Indonesia Dominasi Pasar Mesir Senilai Rp1,4 Triliun Doc: ANTARA/ HO-Kemendag
Ket. Duta Besar (Dubes) RI untuk Mesir Lutfi Rauf saat melakukan pertemuan tahunan dengan buyer kopi Mesir di Damanhour, Beheira, Mesir pada Sabtu (6/4/2024).

JAKARTA - Duta Besar (Dubes) RI untuk Mesir Lutfi Rauf mengatakan, produk kopi Indonesia berhasil mendominasi pasar Mesir dengan nilai ekspor sebesar 92,96 juta dolar AS atau senilai Rp1,46 triliun pada 2023.

Lutfi mengatakan, nilai ekspor tersebut mencakup 42,69 persen pangsa pasar kopi di Mesir, yang membuat Indonesia menjadi negara pengekspor kopi terbesar ke Mesir dari seluruh dunia.

"Ini menandakan produk kopi Indonesia digandrungi konsumen di Mesir. Aroma dan cita rasanya yang khas menjadi faktor utama dalam menarik minat konsumen Mesir," ujar Lutfi melalui keterangan di Jakarta, Selasa (16/4).

Lutfi mengatakan, pihaknya sebagai perwakilan pemerintah Indonesia di Mesir senantiasa menjaga dan memperkuat hubungan kemitraan antara pelaku usaha kopi Indonesia dengan pelaku usaha kopi Mesir.

Kebutuhan kopi yang terus meningkat di Mesir terutama biji kopi robusta menjadikan Mesir sebagai pasar yang sangat potensial bagi eksportir Indonesia.

Menurutnya, hal tersebut tidak terlepas dari kontribusi Al Amal for Agricultural Crops yang terus berupaya meningkatkan volume impor biji kopi robusta Indonesia ke pasar Mesir.

"Kerja sama di bidang perdagangan diharapkan akan terus terjalin dan terbina. Apabila terdapat tantangan, semua dapat dikomunikasikan dengan baik untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat kedua negara," katanya.

Sementara itu, Atase Perdagangan KBRI Kairo M. Syahran Bhakti S mengatakan, Mesir merupakan salah satu negara yang memiliki kebutuhan kopi sangat tinggi.

Negara pesaing utama Indonesia dalam ekspor produk kopi ke Mesir adalah Vietnam dengan nilai ekspor sebesar 48,07 juta dolar AS atau senilai Rp760 miliar. Nilai ekspor tesebut setara dengan 22,21 persen dari total pangsa pasar di Mesir.

Selain Vietnam, ada Brasil dengan nilai ekspor sebesar 21,47 juta dolar AS atau senilai Rp339 miliar. Nilai ekspor tersebut setara dengan 9,92 persen pangsa pasar di Mesir.

"Mesir adalah pasar terbesar kedua tujuan ekspor kopi Indonesia ke pasar global setelah Amerika Serikat. Eksportir kopi Indonesia diharapkan dapat memenuhi permintaan buyer kopi di Mesir pada 2024 ini yang nilainya diproyeksikan mencapai 95 juta dolar AS atau senilai Rp1,5 triliun," ucap Syahran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.