Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pedagang Buah Pasar Direlokasi

📅 Selasa, 16 Apr 2024, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pedagang Buah Pasar Direlokasi Doc: ANTARA/Shabrina Zakaria
Ket. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (kanan) dan Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syach (kiri) saat penertiban PKL di Jalan Dewi Sartika.

BOGOR - Para pedagang buah yang selama ini berada di jalur pedestrian Jalan Dewi Sartika akan dipindahkan ke selasar Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor. Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Senin, mengatakan akan melakukan pendekatan kepada para pedagang yang sebagian besar berjualan buah agar mau dipindah.

"Mereka akan dipindahkan ke Pasar Kebon Kembang di Blok A, B, dan F. Di sana akan dirapikan untuk para pedagang," kata Bima. Pada awal Maret, para pedagang sudah ditertibkan dan dipindah ke Jalan Nyi Raja Permas.

Namun, Pemkot Bogor bertenggang rasa untuk memberikan ruang bagi para pedagang mengais rezeki menjelang bulan ramadan. Maka, setelah ramadan akan dibersihkan. "Saya sudah bicara dengan para pedagang buah. Sekarang sedang diatur secara bertahap untuk bergeser agar tidak berjualan di tengah jalan karena menambah kesemrawutan," jelasnya.

Selain menertibkan para pedagang buah, Bima menyampaikan Pemkot Bogor juga membersihkan jalur pedestrian tersebut. Ini termasuk akan melakukan penghijauan di sisi kiri dan kanannya. "Walaupun nanti mungkin balik lagi, kita bersihkan lagi, bersihkan lagi. Pokoknya jangan menyerah. Saya yakin lama-lama mereka juga akan menyesuaikan," ucapnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor, Agustian Syach menjelaskan, mulanya para PKL tersebut akan dipindah ke Jalan Nyi Raja Permas, namun rupanya para PKL menolak tempat relokasi tersebut.
"Jadi, relokasi akan berhasil, kalau pedagangnya menerima. Kalau mereka menolak, pasti akan balik lagi," jelas Agustian.

Setelah mencari opsi, Agustian mengatakan Pemkot Bogor akhirnya memutuskan untuk memindahkan para pedagang buah ke selasar Pasar Kebon Kembang di beberapa blok. Dari hasil hitungan sementara, ada 126 pedagang yang ditertibkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.