Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indra Lesmana Garap Album Jazz Terbarunya di Sydney

📅 Selasa, 16 Apr 2024, 21:23 WIB | Oleh: Tim Penulis

Karier bermusik Indra dimulai saat usia delapan tahun dengan meneruskan ketertarikan dan kemampuan improvisasinya pada alat musik piano dan kibor.

Kehidupan Indra Lesmana di Sydney, Australia dimulai sejak ia menerima beasiswa musik pada 1979 untuk bersekolah di New South Wales Conservatorium of Music (sekarang Sydney Conservatorium of Music) pada 1982.

Di sana, Indra membentuk grup musik Nebula bersama teman-temannya di Sydney yaitu Steve Hunter, Kent James, Andy Evans, Vince Genova, Carlinhos Goncalvez dan membuat album rekaman berjudul No Standing.

Pada kurun waktu yang sama, Indra dan ayahnya Jack Lesmana juga membuat proyek musik Children of Fantasy dengan salah satu musisi pendukungnya adalah Dale Barlow.

Saat berusia 18 tahun, Indra dikontrak perusahaan rekaman Amerika MCA Records yang tertarik untuk memproduksi dan mengedarkan dua album solo atas namanya berjudul For Earth And Heaven dan No Standing.

Indra pernah ditunjuk menjadi juri Indonesian Idol sejak 2003 hingga 2007. Ia pun telah menerima berbagai penghargaan dan beberapa kali tampil mewakili Indonesia di ajang internasional.

Indra telah merilis 98 produksi rekaman album termasuk 63 proyek solo/duo/grup dan ribuan komposisi musiknya dalam berbagai genre musik, dan masih terus konsisten dan aktif bermusik serta membangun komunitas musik hingga kini.

Sementara itu Hari Jazz Internasional (Inggris:???????International Jazz Day) adalah Hari Internasional yang dideklarasikan oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB pada 2011 untuk menyoroti jazz dan peran diplomatiknya dalam menyatukan orang-orang di seluruh penjuru dunia.

Hari Jazz Internasional dirayakan setiap tahun pada 30 April. Ide perayaan itu datang dari pianis jazz dan Duta Besar UNESCO, Herbie Hancock.

Peringatan "Jazz Day" pertama diketuai oleh Hancock dan Direktur Jenderal UNESCO. Perayaan ini diakui dalam kalender UNESCO dan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.