Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indra Lesmana Garap Album Jazz Terbarunya di Sydney

📅 Selasa, 16 Apr 2024, 21:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indra Lesmana Garap Album Jazz Terbarunya di Sydney Doc: ANTARA/Instagram/@indralesmana
Ket. Maestro Jazz Indonesia Indra Lesmana di Sekolah Tinggi Musik Sydney (Sydney Conservatorium of Music), Australia, Selasa (26/3).

JAKARTA - Maestro Jazz Indonesia Indra Lesmana menggarap album musik Jazz terbarunya di Sydney, Australia bersama rekan-rekan musiknya, dan bersamaan momen Hari Jazz Internasional.

"Saya sangat bahagia dan bersyukur dapat kembali bermusik dengan rekan-rekan musik saya di Sydney. Hal ini merupakan momen sejarah yang tak ternilai," kata Indra dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (16/4).

Proyek musik Indra tersebut didukung sepenuhnya oleh Paulus Family Pty Ltd. yang dimiliki oleh diaspora Indonesia di Australia Ivan Paulus dan istrinya, Shirley Lim.

Ivan selain merupakan pebisnis dan pelaku ekonomi yang sukses di Australia serta penasihat di Dewan Bisnis Indonesia (Indonesia Business Council/IBC) Australia, dan turut menjadi salah satu produser eksekutif pada proyek Indra Lesmana bertajuk Sydney Reunion.

Sydney Reunion adalah proyek Indra untuk menyatukan kembali musisi rekanannya di Sydney, Australia yang pernah terlibat dalam proyek rekaman Indra dan pernah bermusik bersama pada 1982. Mereka adalah Steve Hunter (bas) yang pernah terlibat di album No Standing, Dale Barlow (saksofon) yang pernah terlibat di proyek Children of Fantasy, dan Andrew Gander (drum).

Bersama-sama dengan Indra dan Ivan, ketiga musisi akan kembali membuat produksi rekaman terbaru mereka secara langsung di Sydney, Australia pada Mei mendatang, dan akan dirilis dalam format platform siaran digital, piringan padat maupun diska lepas.

"Besar harapan saya proyek itu dapat menjadi karya dokumentasi yang baik serta memberikan inspirasi bagi generasi musik di Indonesia dan Australia," kata Indra.

Selain itu, Indra pun mendukung proyek rekaman rilis tunggal Ivan Paulus (saksofon), di mana Indra terlibat dalam menyiapkan dua buah aransemen.

"Saya selalu tertarik akan bakat-bakat istimewa dan mendukung semangat bermusik setiap insan di manapun. Dengan semangat Hari Jazz Internasional, saya berharap kehidupan musik jazz semakin tumbuh baik. Saya pun berharap karya produksi saya bersama Ivan dapat diterima dan diapresiasi secara positif dan menjadi semangat untuk generasi musik terus berkarya" kata Indra.

Sementara Ivan berharap kehadiran Indra di Sydney, bersamaan momen Hari Jazz Internasional, dapat menciptakan karya kolaborasi bersama Kevin Hunt dari Sekolah Tinggi Musik Sydney.

Kevin ??????merupakan Direktur Pertunjukan Jazz dan Musik Improvisasi pada Program Studi Sarjana Musik di Sekolah Tinggi Musik Sydney (Sydney Conservatorium of Music).

"Kami berharap proyek seni dan kolaborasi ini bisa menghasilkan hal yang positif, bukan hanya dalam berkarya dan menorehkan sejarah baru namun juga untuk membuka peluang yang lebih besar bagi peningkatan hubungan bilateral antara Australia dan Indonesia," kata Ivan.

Indra Lesmana adalah musisi, komposer, produser dari Indonesia. Dikenal sebagai maestro jazz dari Indonesia yang memiliki reputasi istimewa dalam bermusik lewat kreativitas, produktivitas dan inspirasi yang dia berikan kepada lintas generasi musik Indonesia.

Lahir di Jakarta, 28 Maret 1966, Indra adalah putra bungsu dari tokoh jazz legendaris Indonesia Jack Lesmana dan Nien Lesmana. Sedangkan kakaknya, Mira Lesmana adalah produser film yang sukses.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.