Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arus Balik Padalarang Diprediksi Sampai 15 April dengan Kuantitas Lebih Besar Dibanding Arus Mudik

📅 Senin, 15 Apr 2024, 00:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Arus Balik Padalarang Diprediksi Sampai 15 April dengan Kuantitas Lebih Besar Dibanding Arus Mudik Doc: ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Ket. Situasi Simpang Padalarang arus ke Bandung (kiri) serta arus ke Cianjur dan Purwakarta (kanan), Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (14/4/2024).

Bandung - Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat (KBB) memprediksi arus balik di ruas jalan Padalarang, Bandung Barat, akan terjadi sampai 15 April 2024 dengan kuantitas lebih besar dibanding arus mudik.

Bahkan, menurut Kepala Dinas Perhubungan KBB Fauzan Azima, hari Minggu tanggal 14 April 2024 dan Senin 15 April 2024 diprediksi akan menjadi puncak pergerakan arus balik, hingga ada potensi kepadatan lalu lintas mengingat volume kendaraan juga akan lebih meningkat.

"Sejak Kamis atau H+1 Idul Fitri memang terjadi kepadatan, namun saat itu padat oleh yang berwisata atau yang hendak bersilaturahmi ke rumah kerabat. Puncak arus balik kemungkinan hari ini dan tanggal 15 April 2024, dan arus mudik tidak sebesar arus balik, meningkatnya volume kendaraan punya potensi memberi kemacetan," kata Fauzan dikonfirmasi di Bandung, Minggu.

Di Padalarang sendiri, kendaraan dari arah Bandung ke Cianjur, maupun sebaliknya mengalami kepadatan dengan didominasi oleh mobil.

Jalan Padalarang Raya sendiri merupakan jalur perlintasan mudik balik dari wilayah Priangan Timur seperti Garut, Tasik, Ciamis, dan sekitarnya ke Kota Sukabumi, Cianjur, Purwakarta, Bekasi, Karawang, hingga Jakarta.

"Untuk tujuan ke Barat seperti Cianjur terus Jakarta, prediksi puncaknya hari ini," ucapnya.

Untuk mengantisipasi kemacetan saat arus balik, Dinas Perhubungan KBB telah menempatkan personel di setiap pos terpadu yang masih terus beroperasi di seluruh titik yang ditetapkan.

"Meski kemacetan tidak dapat dihindari, tapi setidaknya para personel akan membantu mengurai kepadatan kendaraan. Kami tempatkan pos terpadu dan personel untuk mengurai kemacetan," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.