Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Usai Lewati Puncak Arus Mudik, Menhub: Layanan Kini Bergeser Pada Keselamatan Wisatawan

📅 Selasa, 09 Apr 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Usai Lewati Puncak Arus Mudik, Menhub: Layanan Kini Bergeser Pada Keselamatan Wisatawan Doc: ANTARA/Andi Firdaus
Ket. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menyampaikan keterangan seputar aktivitas mudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2024).

Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan fokus pelayanan libur Idul Fitri 1445H/2024 Masehi mulai bergeser pada keselamatan penumpang pada aktivitas perjalanan ke sejumlah destinasi wisata, setelah fase puncak perjalanan mudik.

"Kalau mudik ini relatif bisa ter-manage, sudah tidak di puncak, karena puncak itu kemarin," kata Budi Karya Sumadi usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pelayanan mudik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin.

Ia mengatakan salah satu fokus petugas lalu lintas di lapangan mulai saat ini adalah memastikan bahwa bus pengangkut penumpang perjalanan wisata di libur Lebaran 2024 wajib memenuhi standar kelaikan jalan.

"Mereka cari bus yang harus memenuhiram checklogo Perhubungan. Saya sudah koordinasi dengan Kapolres harusram check," katanya.

Menurut Budi, pemudik yang mulai berangsur tiba di daerah tujuan, telah merencanakan perjalanan wisata bersama keluarga maupun kolega terdekat.

"Misal, mereka di Solo, mau ke Tawangmangu atau di Yogyakarta mau ke Candi Borobudur, sopir juga harus benar, kalau tidak angka kecelakaan akan naik," katanya.

Budi mengatakan Kemenhub telah menekan angka pemudik pengguna kendaraan motor, sehingga diprediksi akan banyak pemudik yang berwisata menggunakan kendaraan umum.

Menhub Budi telah berkoordinasi dengan sejumlah kepolisian resor di daerah untuk mengawal prosesram checkhingga pemilihan sopir yang memenuhi kriteria keselamatan penumpang agar tujuan berwisata dapat terjaga baik.

"Saya pesan, kalau ada bus yang jalan tanparam check,putar balik, enggak jadi berwisata," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.