Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Thailand Tindak Tegas Penggunaan Rokok Elektrik di Sekolah

📅 Selasa, 09 Apr 2024, 08:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Thailand Tindak Tegas Penggunaan Rokok Elektrik di Sekolah Doc: CONSUMERCHOICECENTER.ORG
Ket. Ilustrasi rokok elektrik.

BANGKOK - Kantor Komisi Pendidikan Dasar (Obec) Thailand akan menerapkan tindakan tegas, seperti penggeledahan barang-barang pribadi, untuk menindak rokok elektronik di sekolah-sekolah menyusul lonjakan jumlah siswa yang menggunakannya.

Wakil sekretaris jenderal Obec Thee Pawangkanan, mengatakan pemerintah khawatir bahwa pelajar berusia 13-15 tahun semakin banyak yang menggunakan rokok elektrik.

Selain itu terdapat kasus penggunaan rokok elektrik di kalangan siswa kelas satu berusia antara enam dan tujuh tahun, yang merupakan perokok termuda.

Menurut Pawangkanan, rokok elektrik dibuat menyerupai tokoh kartun dan berbau buah-buahan, sehingga dapat menyesatkan orang tua, guru, dan siswa untuk berpikir bahwa rokok elektrik tersebut aman untuk dikonsumsi.

Sementara itu, catatan kesehatan menunjukkan bahwa rokok elektrik dapat merusak paru-paru.

Pejabat tersebut menekankan bahwa Obec sangat prihatin, dan akan meminta bantuan orang tua untuk menyelidiki masalah ini.

Salah satu langkah penindakan yang ingin dilakukan Obec adalah menggeledah tas siswa sebelum mereka memasuki ruang kelas untuk menyaring benda-benda ilegal dan tidak patut, termasuk rokok elektronik.

Pawangkanan mengatakan penindakan tersebut akan diberlakukan di sekolah mulai tanggal 15 Mei, hari pertama semester baru, untuk mencegah barang berbahaya dan ilegal dalam produk.

Departemen Bea Cukai Thailand pada tanggal 7 April menangkap total 211 penyelundup rokok dan rokok elektrik senilai total 34,11 juta THB (Rp14 miliar) ke negara tersebut antara tanggal 1 Maret dan 5 April.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

47 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.