Bulog Jamin Pasokan Beras Aman selama Lebaran
Rabu, 03 Apr 2024, 15:25 WIBJAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi memastikan pasokan dan ketersediaan beras di berbagai daerah aman hingga momentum lebaran mendatang. Kendatipun permintaan meningkat dia tegaskan tak akan ada kendala.
"Seluruh ritel kami sudah kami isi, sekarang lebih mudah mendapatkan beras. Di pasar tradisional juga tersedia, di gudang-gudang juga tersedia," kata Bayu di hadapan media Jakarta, Selasa (2/4)
Bayu menjelaskan pihaknya sudah memiliki persiapan yang cukup sehingga bisa membendung kenaikan harga akibat kelangkaan.
Kata dia, kebijakan pembatasan kendaraan angkutan barang tertentu pada ruas jalan tol saat arus mudik dan balik tidak akan mengganggu distribusi beras. Hal itu karena Bulog sudah memasok beras sejak jauh-jauh hari sebelum pembatasan diterapkan. "Dari posisi gudang Bulog, (semua) sudah terisi," ucapnya.
Bulog juga lanjutnya merealisasikan pengadaan sekitar sejuta ton untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.
"Sudah 650 ribu (ton) yang sudah masuk atau di pelabuhan, dan 350 ribu (ton) yang sudah kontrak. Jadi hampir 1 juta. Semua kuota di 2024," ujarnya.
Selanjutnya dia menegaskan tak akan ada lagi rencana tambahan impor beras di luar rencana awal karena Bulog sudah kantongi pengadaan dari luar sebesar 3,6 juta ton. Tak ada tambahan impor itu meskipun ada potensi penurunan produksi beras pada tahun ini.
Baginya stok beras nasional bisa dipenuhi lewat penyerapan lokal. Diakuinya, produksi dalam negeri saat ini tengah menemui tantangan. Badai kering El Nino menjadi salah satunya. Lalu, ada tantangan selanjutnya berupa badai basah La Nina. Dirinya optimistis produksi lokal bisa mencukupi kebutuhan nasional. "InsyaaAllah cukup," kata Bayu.
Adapun stok beras yang dikuasai Bulog saat ini dalam kondisi aman. Data yang dikantonginya tercatat sebanyak 1,07 ton.
Impor juga tidak dilakukan untuk daging kerbau. Bayu Krisnamurthi mengucapkan bahwa pihaknya tahun ini tidak mendapatkan izin importasi daging kerbau. Meskipun sudah mengajukan izin impor tersebut sejak awal tahun 2024.
"(Realisasi daging kerbau impor) nol. Izinnya nggak ada. Bulog tidak atau belum mendapatkan izin importasi daging kerbau (tahun 2024 ini)," ungkap Bayu
Sejak awal tahun 2024 pihaknya telah mengajukan izin importasi daging kerbau sebanyak 100.000 ton. Namun hingga sampai dengan H-8 jelang Lebaran Idul Fitri, Bulog masih belum mendapatkan izin importasi tersebut.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Banyak Kecelakaan di Laut, Hati-hati Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Nias
-
Bulog Tanjungpinang Gelontorkan 1 Ton Beras SPHP dan 1.800 Liter MinyaKita di Pasar Murah
-
Dorong Swasembada Pangan Berkelanjutan, Bulog Gandeng Perguruan Tinggi
-
Siapkan Talenta AI dan Komputasi Kuantum, ITE Singapura Gandeng BDx Data Centers
-
Bazar 100.000 Paket Sembako Gratis di Halaman Monas Laris Manis. Warga Sangat Antusias
-
Stok Cadangan Beras Bulog Capai 4,4 Juta Ton
-
Belanja Bijak, Jangan Panik! Bulog Jamin Minyakita Stabil, Nggak Langka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.