Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Hujan Diprakirakan Guyur Mayoritas Kota Besar di Indonesia

📅 Sabtu, 30 Mar 2024, 06:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Hujan Diprakirakan Guyur Mayoritas Kota Besar di Indonesia Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Arsip Foto - Sejumlah warga berjalan saat hujan di Jakarta, Jumat (15/3/2024).

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan bakal mengguyur mayoritas kota-kota besar di Indonesia pada Sabtu ini.

Laman web resmi BMKG di Jakarta, Sabtu mencatat sejumlah wilayah seperti Samarinda, Tanjung Pinang, Bandarlampung, Ambon, Mataram, Manokwari, Pekanbaru, Makassar, Manado, dan Padang bakal diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Sementara Bengkulu, Palembang, dan Bandung diprakirakan akan turun hujan dengan intensitas sedang.

Adapun hujan dengan disertai petir diprakirakan turun di sejumlah wilayah seperti Medan, Banjarmasin, Mamuju, dan Gorontalo.

Sejumlah wilayah juga diprakirakan bakal diliputi awan, seperti Jayapura, Ternate, Palangkaraya, Pontianak, Semarang, Jakarta, Serang, dan Banda Aceh.

Adapun awan yang lebih tebal diprakirakan bakal menyelimuti Denpasar dan Kupang.

BMKG juga memprakirakan cuaca cerah berawan akan terjadi di beberapa wilayah seperti Jambi, Yogyakarta, Tarakan, Pangkal Pinang, dan Kendari.

Sementara cuaca di Kota Surabaya diprakirakan akan cerah, dengan suhu udara berkisar 25-34 derajat celsius.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengingatkan potensi cuaca ekstrem dapat terjadi, yang dapat berujung terhadap peningkatan kejadian kebencanaan di sebagian besar daerah akibat intervensi tiga bibit siklon tropis sekaligus.

Sebanyak tiga bibit siklon tropis, yaitu Bibit Siklon Tropis 91S, 94S, dan 93P, termonitor berada di sekitar Samudra Hindia selatan Jawa, Laut Timor, dan Laut Australia yang menunjukkan pengaruh terhadap peningkatan hujan di wilayah Indonesia bagian selatan.

Ia mengingatkan para penyedia jasa angkutan transportasi darat, laut, dan udara untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang berlangsung selama arus mudik Lebaran.

"Kami mengimbau seluruh pemudik, penyedia jasa transportasi, dan operator transportasi untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem selama arus mudik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.