Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rawan Bencana, BPBD Jember Siagakan Personel di Jalur Mudik Kawasan Gumitir

📅 Jumat, 29 Mar 2024, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rawan Bencana, BPBD Jember Siagakan Personel di Jalur Mudik Kawasan Gumitir Doc: ANTARA/HO-BPBD Jember
Ket. Petugas BPBD Jember berada di Pos Siaga Bencana Hidrometeorologi di jalur Gumitir, Kamis (28/3/2024).

Jember - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember menyiagakan personel di jalur mudik yang berada di kawasan Gumitir yang berada di Desa Sidomulyo, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Sejumlah personel BPBD Jember melakukan patroli di Pos Siaga Bencana Hidrometeorologi di jalur Gumitir yang merupakan salah satu titik rawan bencana di jalur mudik perbatasan Kabupaten Jember-Banyuwangi, Kamis.

"Patroli dilakukan karena di jalan nasional yang berada di ujung Bumi Pandalungan tersebut masuk daerah rawan bencana bagi pemudik di Jalan Raya Jember-Banyuwangi tersebut," kata Kasi Kedaruratan BPBD Jember Hady Mulyono.

Menurutnya, setiap hari ada lima orang yang berada di Pos Siaga Bencana di jalur Gumitir itu untuk memantau kondisi cuaca menjelang masa mudik Idul Fitri 1445 Hijriah.

"Di jalur tersebut setiap kali musim hujan sering terjadi pohon tumbang dan tanah longsor, sehingga jalan tersebut sangat licin apabila dilalui kendaraan roda dua dan empat, sehingga harus berhati-hati," ujarnya.

Ia menjelaskan, kerawanan bencana di jalur mudik perbatasan Kabupaten Jember-Banyuwangi tersebut nyaris di semua kawasan karena di sepanjang jalur itu banyak jurang dan pohon rindang.

"Seperti tikungan dekat Kafe Gumitir dan juga tikungan dekat makam Habib, sering terjadi longsor hingga pohon tumbang," katanya.

Untuk mengantisipasi adanya korban jiwa, lanjut dia, BPBD Jember memasang rambu-rambu pertanda daerah rawan bencana longsor dan pohon tumbang di jalur Gumitir tersebut.

Ia mengimbau, agar para pengendara yang melintas di jalan nasional itu untuk selalu waspada dan mengamati tanda kawasan rawan bencana ketika hujan deras mengguyur jalur Gumitir.

"Ketika terjadi hujan deras disertai angin kencang, maka lebih baik jangan meneruskan berkendara di jalur Gumitir karena dikhawatirkan terjadi pohon tumbang atau tanah longsor yang membahayakan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.