Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemberatasan Narkoba, BNN Sulut Ungkap Jaringan Narkotika dengan Menangkap Empat Tersangka

📅 Jumat, 29 Mar 2024, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemberatasan Narkoba, BNN Sulut Ungkap Jaringan Narkotika dengan Menangkap Empat Tersangka Doc: ANTARA/Jorie Darondo
Ket. Kepala BNN Sulut Brigjen Pol Pitra Ratulangi (tengah), didampingi Kepala Bagian Intelijen dan Pemberantasan Kombes Pol Teguh Prasetyo (kanan) dan Kabag Umum Fien Patikawa (kiri) saat memberikan keterangan pers.

Manado - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengungkap jaringan narkotika jenis ganja di daerah tersebut dan menangkap empat orang tersangka.

"BNN Sulut telah melakukan pengungkapan jaringan narkotika jenis ganja," kata Kepala BNN Sulut Brigjen Pol Pitra Ratulangi, didampingi Kepala Bagian Intelijen dan Pemberantasan Kombes Pol Teguh Prasetyo dan Kabag Umum Fien Patikawa. saat konferensi pers, di Manado, Jumat.
.
Pitra mengatakan pengungkapan jaringan tersebut berawal saat menangkap seorang tersangka RD yang merupakan kurir, pada Januari 2024 dengan barang bukti ganja sekitar 542 gram, dan telah dilakukan pemusnahan.

"Pada saat tersebut saya menyampaikan akan mengejar sampai ke jaringan-jaringannya," katanya.

Dari penangkapan tersebut, lanjut Pitra, pihaknya melakukan pengembangan untuk mengejar jaringan-jaringan yang ada.

Pihaknya kemudian mendapatkan informasi dari Mabes BNN, selanjutnya melakukan kerja sama dengan BNN Provinsi Bali dan Polda Bali, dan berhasil menangkap seorang tersangka lagi yakni DPM yang merupakan bandar, di Bali.

Kemudian pada 23 Maret 2024 melakukan pengembangan lagi, dan menangkap dua orang tersangka lain AJ dan CA di tempat berbeda dan waktu yang berbeda.

AJ ditangkap di Kelurahan Santiago Tahuna Kabupaten Sangihe, Sulut dan CA ditangkap di Kelurahan Sawang Bandar Tahuna.

Kedua orang tersangka itu diduga memberikan kontribusi uang masing-masing Rp1 juta untuk pengiriman barang narkotika tersebut.

"Dengan demikian kita sudah menangkap jaringan ini sebanyak empat orang," katanya.

Selain keempat orang ini, lanjut Pitra diatas jaringannya masih ada, dan pihaknya akan berkoordinasi dengan Mabes BNN dan BNN Provinsi Sumatera Utara, karena pemasok dari Sumatera Utara dan dikirimkan ke Manado, Sulut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.