Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inkowapi dan Sahara Luncurkan Gerakan Entrepreneur

📅 Jumat, 29 Mar 2024, 13:59 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Inkowapi dan Sahara Luncurkan Gerakan Entrepreneur Doc: Istimewa.
Ket. Inkowapi dan Sahara Luncurkan Gerakan Entrepreneur di Jakarta, Kamis (28/3).

JAKARTA - Berbasis pemberdayaan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) kembali membangkitkan upaya penciptaan wirausaha baru di sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Bersama Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi) dan Sahabat Usaha Rakyat (Sahara) berkolaborasi menciptakan peluang kemandirian usaha melalui Sahara Preneur Program atau SPP.

Wakil Ketua Umum Bidang Asosiasi dan Himpunan Kadin Indonesia Wisnu W Pettalolo menegaskan ekosistem usaha sektor UMKM sangat potensial membuka peluang besar dalam menciptakan kewirausahaan secara mandiri.

"Sahara Preneur merupakan program yang kongkret dalam menggerakkan sektor UMKM untuk menjawab tantangan wirausaha," tegas Wisnu dalam acara launching Sahara Preneur di Aula Kantor Kementerian Koperasi dan UKM di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/3).

Fokus Sahara Preneur tak lain adalah pemberdayaan masyarakat, baik di tingkat wilayah pemukiman hingga ke level provinsi. Prioritaskan utama program entrepreneur ini adalah pelatihan dan pendampingan, memperluas inkubasi bisnis, dukungan teknologi dan inovasi berkelanjutan serta dan mempermudah akses permodalan.

CEO Sahara Preneur Farah Savira menerangkan bahwa program ini tentu sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan para wirausahawan yang berdaya saing global. "Kolaborasi ini bertujuan memperkuat, memperluas dan membantu kesempatan para pelaku UMKM dalam mewujudkan impian mencapai kesuksesan berbisnis." terang wanita yang juga memiliki jabatan Anggota Bidang Kerja Sama Luar Negeri Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) ini.

Sementara itu Ketua Umum Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi) Sharmila Yahya mengaku optimis dengan semangat bersinergi, langkah dalam mewujudkan satu juta wirausaha, baik dari kaum perempuan maupun generasi muda, akan sangat mudah dicapai. "Awalnya 1000 warung hingga kini sudah mencapai 275.926 warung rakyat tercipta berkat usaha bersama dan sukses bersama melalui pemberdayaan perekonomian," jelas Sharmila.

Untuk itu, guna memperluas jangkauan jiwa entrepreneurship, transformasi digitalisasi melalui inovasi teknologi sangat diperlukan di dunia kewirausahaan ini. Kadin beserta Inkowapi dan Sahara terus mengoptimalkan potensi bisnis agar menjadi sumber daya manusia yang sukses menuju peluang Indonesia Emas 2045.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.